Mataram
(Suara NTB) –
Pascamengajukan
surat permohonan pinjaman Rp 60 miliar untuk membiayai perbaikan jalan
lingkungan se-Kota Mataram sekitar dua minggu yang lalu, Jumat (26/4) kemarin
Pemkot Mataram melakukan ekspose rencana tersebut ke Jakarta. Demikian
disampaikan Sekda Kota Mataram, Ir. HL. Makmur Said, MM., menjawab Suara NTB.
Untuk
ekspose rencana pinjaman di PIP (Pusat Investasi Pemerintah) di Jakarta itu,
Pemkot Mataram mengutus Kepala Bappeda, Lalu Martawang , Kepala Dinas PU Kota
Mataram, Ir. H. Mahmudin Tura, Asisten II Setda Kota Mataram, Ir. H. Effendi
Eko Saswito, MM., dan Kabag Keuangan Setda Kota Mataram, Yance Hendra Dirra.
Dikatakan Makmur Said, setelah melayangkan surat permohonan pinjaman Rp 60
miliar itu, oleh PIP, Pemkot Mataram diminta segera melakukan ekspose. Salah
satunya peruntukan pinjaman Rp 60 miliar itu nantinya.
Mengenai
opsi yang diwacanakan Pansus Pinjaman Daerah DPRD Kota Mataram yang mengharapkan
Silpa bisa menggantikan posisi pinjaman Rp 60 miliar itu, Ditegaskan Sekda,
tidak memungkinkan. Rencana pinjaman Rp 60 miliar di PIP itu, kata dia, akan
tetap berjalan. Pasalnya silpa Rp 103,86 miliar itu sudah digunakan untuk
kegiatan yang lain. ‘’Silpa ini tinggal 15 miliar,’’ cetusnya.
Sebelumnya,
Ketua DPRD Kota Mataram, Drs. H. Muhammad Zaini mendorong eksekutif untuk
mempercepat proses pinjaman Rp 60 miliar itu. Ini mengingat catatan Pansus LKPJ
atas kelambanan kinerja sejumlah SKPD mengeksekusi program yang ada. ‘’Itu ada
anggaran saja masih lambat, apalagi ini belum ada anggarannya,’’ ujar Zaini.
Menurut
politisi Partai Demokrat ini, kalau memang Pemkot Mataram serius ingin meminjam
di PIP, maka prosesnya harus digenjot. Kemudian, apapun perkembangannya harus
disampaikan kepada Dewan. Dalam hal ini, sambung Zaini, harus ada komunikasi
yang intens antara eksekutif dan legislatif. Dengan kata lain, antara eksekutif
dan legislatif harus saling dukung mendukung. ‘’Tidak perlu menunggu dipanggil,
sampaikan saja, toh sudah jelas siapa ketua pansusnya,’’ ujarnya. Bila perlu,
demikian Zaini, Dewan juga dilibatkan dalam proses lobi-lobi di pusat sehingga
prosesnya lebih mudah. (fit)
Komentar