Mataram
(Suara NTB) –
Permintaan
Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh kepada Dinas Pertamanan Kota Mataram supaya
menanam bunga heliconia di jalur protokol, mulai disikapi. Kepala Dinas
Pertamanan Kota Mataram, Ir. H. Makbul Ma’shum, MM., mengaku, pihaknya sudah
menyiapkan bibit bunga heliconia untuk ditanam.
Namun
demikian, penanam tidak langsung dilakukan di jalur-jalur protokol seperti
permintaan Walikota. ‘’Kita mulai dari taman-taman yang kecil dulu,’’ cetusnya.
Penanaman bunga heliconia di taman-taman yang berskala kecil, sambung Makbul,
merupakan langkah ujicoba yang dilakukan Pertamanan. Anggaran untuk penanaman
bunga heliconiapun sudah tersedia tahun ini.
Berikutnya,
untuk penanaman bunga heliconia secara lebih luas, termasuk di jalur-jalur
protokol akan dianggarkan pada tahun 2014 mendatang. Mengenai bibit, mantan
Kepala Dinas PU Kota Mataram ini mengaku hal itu sudah siap. ‘’Pak Komang
berjanji akan menyiapkan,’’ imbuhnya. Selain kenari yang sudah menjadi ikon
Kota Mataram dalam hal pohon pelindung, bukan tidak mungkin ke depan heliconia
juga akan menjadi ikon bunga di Mataram.
Adapun
ujicoba penanaman bunga heliconia di taman-taman kecil akan dilakukan dalam
tahun 2013 ini. Sebelumnya, pada (Sabtu (11/5) lalu, Walikota Mataram, H. Ahyar
Abduh mengunjungi tani Sekar Ulangun. Walikota nampak tertarik dengan berbagai
macam jenis tanaman yang ada di perkebunan itu. Salah satunya bunga heliconia.
Khusus
untuk bunga heliconia, Walikota mengharapkan agar tanaman tersebut terus
dikembangkan karena memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. Ia meminta
kepada Dinas Pertamanan untuk menanam bunga heliconia di jalur-jalur protokol
yang ada di wilayah Kota Mataram. Bunga heliconia merupakan jenis bunga yang tahan
lama. Karenanya, selain ditanam di taman-taman kota, bisa juga sebagai penghias
ruangan di kantor-kantor SKPD.
Sementara
itu, Ketua kelompok tani Sekar Ulangun I Komang Darma menjelaskan, heliconia
merupakan bunga potong tropis yang mudah dikembangbiakkan. Tanaman ini mampu
bertahan hidup antara 5-10 tahun. (fit)
Komentar