Mataram
(Suara NTB) -
Opini Wajar dengan Pengecualian
(WDP) yang diperoleh Pemkot Mataram atas pengelolaan keuangan tahun anggaran
2012, menjadi sorotan sejumlah fraksi dalam pemandangan umumnya menaggapi Raperda
Pertanggungjawaban APBD 2012 yang disampaikan Walikota Mataram, H. Ahyar abduh,
Sabtu (29/6)
Fraksi
PDI-P dalam pemandangan umum fraksinya yang dibacakan I Nyoman Yogantara,
sepakat agar Pemkot Mataram segera membentuk lembaga yang fokus mengurus aset.
Pengelolaan aset secara terfokus, kata dia, diperlukan agar Kota Mataram bisa
meraih WTP. Senada dengan Fraksi PDI-P, Sahram, ST., yang membacakan pemandangan
umum Fraksi PAN juga setuju dibentuknya lembaga khusus untuk mengelola aset. Sebab,
selama ini aset masih ditangani Bagian Umum, sehingga belum maksimal.
Fraksi
Keadilan Sejahtera meminta eksekutif memaksimalkan potensi penerimaan daerah
dari sumber lain-lainnya. Sehingga bisa menambah pemasukan melalui Pendapatan Asli
Daerah (PAD). Pemandangan umum Fraksi PPP yang dibacakan Saiful Wardi
mengapresiasi Walikota dan Wakil Walikota Mataram karena telah
bersungguh-sungguh melaksanakan amanah APBD 2012. Ia meminta Pemkot Mataram
bersama komponen warga bekerja lebih giat sehingga opini WTP berdasarkan hasil
pemeriksaan BPK bisa terwujud.
Fraksi
Gerindra mendukung segala program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan
pemberdayaan masyarakat serta mengharapkan pencapaian target PAD bisa terus
ditingkatkan di tahun-tahun berikutnya.
Komentar