Mataram (Suara NTB) -
Walikota Mataram H Ahyar Abduh mengajak semua
masyarakat untuk konsen pada aksi penanaman pohon. ‘’Kita harus menanam pohon
sebanyak-banyaknya agar bisa swasembada oksigen,’’ katanya saat menerima prasasti
lingkungan hidup dari Kepala Badan Lingkungan Hidup dan Penelitian (BLHP)
Provinsi NTB di Pendopo Walikota Mataram, Senin (8/7) kemarin.
Menurut Ahyar, prasasti yang diterima jangan sekadar
tulisan. Melainkan harus menjadi dorongan motivasi bagi semua komponen
masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup dengan mengelola sampah
secara ramah lingkungan. Selain itu, Walikota juga mengingatkan agar masyarakat
gemar menanam, merawat pohon. ‘’Jangan meracun apalagi menebang pohon,’’
cetusnya.
Ditambahkan Kepala BLH Kota Mataram M Saleh, prasasti
yang sudah diserahkan rencananya akan dipasang pada lokasi strategis. Saleh
mengusulkan, prasasti dipasang di Udayana. Sehingga keberadaannya menjadi
bentuk motivasi bagi seluruh masyarakat untuk melestarikan lingkungan hidup.
‘’Prasasti ini semacam dorongan moril untuk seluruh komponen masyarakat di NTB
dan Kota Mataram agar sama-sama memelihara kelestarian lingkungan hidup,’’
jelas Saleh.
Kepala BLHP Provinsi NTB, Dr Ir H Syamsul Hidayat Dilaga MS
menyerahkan prasasti itu Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Mataram M
Saleh dan Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Mataram
Effendi Eko Saswito. Prasasti telah ditandangani bersama oleh Gubernur NTB, Walikota
Mataram, kelompok wanita peduli lingkungan, mahasiswa, dan tokoh masyarakat.
Penandatangan dilakukan tanggal 2 Juni 2013, bertepatan dengan peringatan Hari
Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Provinsi NTB. Prasasti ini bertajuk, NTB
bersatu untuk aksi menghijaukan NTB dan kesatuan aksi untuk membersihkan Kota
Mataram dari sampah. (fit)
Komentar