Mataram (Suara NTB) -
Tidak dipungkiri, angka pengangguran di Mataram masih terbilang tinggi. Berbagai
upaya dilakukan Pemkot Mataram untuk terus menekan angka pengangguran di daerah
ini. Salah satunya dengan program unggulan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (PER) berbasis
potensi ekonomi lokal.
Melalui PER, Pemkot Mataram telah membentuk Kelompok Masyarakat (Pokmas).
Selain bertujuan untuk membantu menekan angka kemiskinan melalui pemberdayaan
masyarakat, juga menjadi upaya percepatan pembangunan di Kota Mataram. Kepala
BPM (Badan Pemberdayaan Masyarakat) Kota Mataram H. Syaiful Mukmin, dalam pembukaan
Pelatihan dan Pembinaan Kelompok Masyarakat Usaha Ekonomi Produktif Kota
Mataram di Aula lantai III Kantor Walikota Mataram, Rabu (21/8) kemarin,
mengatakan, Pokmas ekonomi pada dasarnya membantu Pemkot Mataram dalam
penyerapan tenaga kerja, pemanfaatan bahan baku lokal, serta memenuhi kebutuhan
masyarakat tertentu.
Melalui Pokmas, lanjut Syaiful, masyarakat diberdayakan untuk secara
mandiri mampu mengembangkan diri melalui inovasi-inovasi dan dilakukan secara
partisipatoris yang pendekatan metodenya berorientasi pada kebutuhan kelompok
masyarakat sasaran. ‘’Salah satu keberhasilan yang diraih Kota Mataram dalam
pemberdayaan masyarakat baru saja dinikmati melalui terpilihnya Kelurahan
Pejeruk menjadi juara tujuh Kelurahan terbaik nasional, Pejeruk menyisihkan
sekitar 80 ribu desa/kelurahan se Indonesia,’’ terangnya.
Pada kesempatan yang sama, Assisten Perekonomian dan Pembangunan, Ir. H.
Effendi Eko Saswito, MM., berharapan kepada para peserta pelatihan supaya bersungguh-sungguh
mengikuti pelatihan tersebut. ‘’Pengembangan ekonomi kerakyatan membutuhkan
jiwa kewirausahaan yang tinggi, jeli melihat peluang pasar, tekun, dan tidak
mudah menyerah terhadap persaingan pasar,’’ ujarnya saat membuka pelatihan. Terlebih
Mataram akan disibukkan dengan banyaknya acara, baik yang berskala nasional maupun
internasional. Ia yakin kegiatan-kegiatan tersebut akan berdampak positif pada
meningkatnya kesejahteraan masyarakat. (fit)
Komentar