Mataram
(Suara NTB) -
Pemkot
Mataram berjanji akan melakukan evaluasi pola pembagian daging hewan kurban.
Ini menyusul kritik yang disampaikan masyarakat yang tidak kebagian jatah
daging hewan kurban. Demikian dikatakan Kabag Humas dan Protokol Setda Kota
Mataram, Drs. Cukup Wibowo, MMPd kepada Suara
NTB di Mataram, Rabu (16/10) kemarin.
''Itu
akan jadi bahan evaluasi kita,'' cetus Cukup. Namun demikian, pihaknya tidak
memungkiri ketidakpuasan masyarakat terhadap pembagian daging hewan kurban yang
berlangsung di Halaman Kantor Walikota Mataram, Selasa (15/10).
Memang,
katanya, ada cadangan daging hewan kurban untuk warga yang tidak mendapat
kupon. Sehingga wajar kalau masyarakat yang tidak punya kupon juga berharap
dapat menikmati daging hewan kurban layaknya masyarakat yang mengantongi kupon.
Tetapi,
sambung Cukup, pihaknya juga tidak bisa memastikan, dari 400 kupon daging hewan
kurban, berapa yang disiapkan untuk mengantisipasi kelompok masyarakat yang datang
tanpa kupon. Tetapi juru bicara Pemkot Mataram ini juga tak sepenuhnya
membantah kalau cadangan daging hewan kurban itu juga dinikmati pegawai Pemkot
Mataram.
Sebelumnya
diberitakan, warga yang mengaku dari Kelurahan Gomong yang tidak mendapat jatah
daging hewan kurban, menuding daging hewan kurban banyak dinikmati pegawai
Pemkot. Sebab, saat pembagian daging hewan kurban, tidak sedikit pegawai Pemkot
yang notabene bukan termasuk dalam kepanitian Hari Raya Idul Adha, justru hilir
mudik menenteng daging hewan kurban. (fit)
Komentar