Kualitas Tidak Bisa Dipertanggungjawabkan


Dewan Minta Rekanan Proyek Tanggul Sungai Unus Dipidanakan


Mataram (Suara NTB) –
Jebolnya kembali tanggul sungai unus untuk ketiga kalinya membuat geram Komisi III DPRD Kota Mataram. Bahkan Ketua Komisi III, Sahram, ST., meminta Dinas PU Kota Mataram mempidanakan rekanan proyek tanggul sungai unus.

‘’Kalau yang seperti ini harus dipidanakan, karena sudah jelas mereka tidak bisa mempertanggungjawabkan kualitas pekerjaannya,’’ tegas Sahram kepada Suara NTB di kantonya, Rabu (2/7) kemarin. Komisi III, akunya sudah pernah turun ke proyek tersebut dan pihaknya memang menemukan kenyataan bahwa kualitas proyek itu tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Dalam persoalan ini, Dinas PU Kota Mataram seharusnya menyikapinya dengan segera. ‘’Jangan hanya sekadar mengakui kualitas proyek itu buruk, tapi apa langkah dia (kadis PU, red) selanjutnya,’’ cetusnya. Sahram berharap Dinas PU membentuk tim internal untuk menginvestigasi persoalan tersebut. Kalau memang hasil pekerjaan rekanan tidak sesuai spek, Dinas PU jangan hanya diam saja, tetapi harus ada tindakan tegas.

Menurut Sahram, rekanan seperti itu tidak mempan kalau hanya diblacklist. ‘’Hari ini mereka diblacklist, besok mereka masih bisa ikut tender dengan bendera yang lain,’’ terangnya. Hal itu sudah menjadi rahasia umum, bahwa diduga banyak ’’pemain’’ proyek di Kota Mataram. Modus yang kerap digunakan adalah jual beli proyek. Pihak terakhir yang mengerjakan proyek itu diduga hampir tidak dapat untung sehingga mempermainkan kualitas proyek.

Dewan mendesak PU untuk segera meminta rekanan memperbaiki kembali tanggul yang jebol itu. Harus ada sisem etos kerja yang dibangun di internal Dinas PU. Ditambahkan anggota Komisi III, Lalu Putra Wangsa, ST, bahwa sangat disayangkan jebolnya tanggul sungai usnus itu. Ia menduga, perencanaan pengerjaan tanggul sungai unus itu kurang baik. ‘’kalau sudah berulang-ulang rusak, ya ini memang masalah kualitas,’’ pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas PU Kota Mataram, Ir. H. Mahmuddin Tura mengakui kualitas proyek tanggul sungai unus, buruk. Kesimpulan ini diambil, karena saat dikerjakannya proyek itu tidak dalam kondisi gangguan cuaca. (fit)

Komentar