Dari Pisah Sambut Anggota DPRD Kota Mataram



Hubungan Eksekutif dan Legislatif Diharapkan Tetap Harmonis


Mataram (Suara NTB) -
Pemkot Mataram Minggu (10/8) malam menggelar acara pisah sambut dengan anggota DPRD Kota Mataram masa keanggotaan 2009 - 2014 dan anggota DPRD Kota Mataram masa keanggotaan 2014 - 2019. Pisah sambut yang digelar di Pendopo Walikota Mataram itu berlangsung penuh keakraban.

Jajaran eksekutif hadir lengkap. Mulai dari Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh, Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana, Sekda Ir. HL. Makmur Said, MM., berikut para asisten dan pimpinan SKPD. Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Kota Mataram masa keanggotaan 2009 - 2014 Drs. HM. Zaini mengungkapkan, lembaga yang dipimpinnya selama lima tahun terakhir telah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya mengawal jalannya pemerintahan Kota Mataram. Hal tersebut tidak lepas dari dukungan, kerjasama, dan hubungan yang harmonis dengan seluruh jajaran eksekutif. Sehingga kondusivitas Kota Mataram dapat tetap terjaga sampai dengan beralihnya tugas kedewanan periode 2009-2014 ke periode selanjutnya, 2014-2019.

Ketua Sementara DPRD Kota Mataram, H. Didi Sumardi, SH., (HDS) mengungkapkan, pisah sambut merupakan tradisi yang sangat baik. Sebagai pimpinan sementara DPRD Kota Mataram, HDS bertekad DPRD Kota Mataram periode ini lebih baik daripada sebelumnya. ''Kalau sama, ini artinya kita pada posisi yang merugi,'' tuturnya.

Dewan sebagai perpanjangan tangan rakyat, lanjut HDS, harus punya tekad memberikan kontribusi yang baik dari tahun sebelumnya. ''Dewan tidak bisa kerja sendiri,'' cetusnya. Karenanya, dalam melaksanakan tugasnya, dewan juga membutuhkan kerjasama dengan semua pihak, terutama unsur eksekutif.

''Dalam rangka mengemban tugas dan tanggung jawab butuh dukungan sinergi dengan semua pihak,'' imbuhnya. Dewan akan melaksanakan agenda yang telah dijadwalkan step by step. Dalam waktu dekat, pimpinan sementara akan mendefinitifkan pembentukan fraksi. Keberadaan fraksi sangat penting dan strategis mendorong efektivitas kerja yang dilakukan dewan.

''Mohon doa dan dukungan serta dorongan. Sehingga agustus sudah selesai,'' cetusnya. Diharapkan perangkat kedewanan segera terbentuk dengan sempurna. Diakui didi, awal-awal belum bisa menunjakkan performa maksimal. ''Harap dimaklumi karena kami juga butuh persiapan,'' katanya.

Sementara itu, Walikota Mataram H. Ahyar Abduh mengakui, selama ini telah terjalin hubungan yang sangat harmonis antara eksekutif dengan legislatif. Pembangunan di Kota Mataram telah dapat memajukan beberapa aspek pembangunan, walaupun masih banyak PR yang belum diselesaikan. ‘’Itu kontribusi bersama,’’ cetusnya. Walikota Mataram menegaskan meski tidak lagi duduk di kursi wakil rakyat, peran dari semua pihak yang telah memberikan sumbangsih pada pembangunan di Kota Mataram ini akan tetap dibutuhkan. "Setelah ini nanti masih akan sangat dibutuhkan peran dari semua untuk terus menyuarakan persoalan-persoalan di tengah masyarakat, meski sudah tidak menjadi anggota dewan,’’ pesan Walikota kepada anggota dewan yang tidak lagi menjabat pada periode 2009-2014.

Sedangkan untuk anggota Dewan masa keanggotaan 2014 – 2019, akan sangat banyak agenda yang semakin berat. (fit/*)

Komentar