KELUHAN
Dinas Kebersihan Kota Mataram akan minimnya anggaran yang parkir di dinas
tersebut hendaknya disikapi bijak oleh Pemkot Mataram. Sikap bijak yang
diharapkan anggota Komisi III DPRD Kota Mataram, Rangga Danu Meinaga A, SH.,
adalah bagaimana Pemkot Mataram menambah porsi anggaran kebersihan.
Berbicara
kepada Suara NTB di sela-sela
pelantikan pimpinan DPRD Kota Mataram di Aula Lantai III Kantor Walikota
Mataram, Kamis (11/9), Rangga, demikian politisi PKPI ini biasa disapa, tidak
menampik lepasnya piala Adipura dari tangan Kota Mataram, bukan tidak mungkin
karena minimnya anggaran yang tersedia di Dinas Kebersihan untuk mengatasi
masalah kebersihan di Mataram.
‘’Supaya
kita bisa dapat Adipura, bila perlu anggaran ditambah,’’ cetusnya. Rangga
menduga, anggaran yang saat ini dikelola Dinas Kebersihan, sebagian besar
terkonsentrasi untuk membayar gaji pegawai berikut membeli bahan bakar minyak
untuk opersional kendaraan pengangkut sampah. Sementara untuk menjamin Mataram
tetap bersih, jelas dibutuhkan sarana dan prasarana yang memadai. Baik dari
segi kuliatas maupun kuantitas.
Anggota
Fraksi Keadilan DPRD Kota Mataram ini meminta eksekutif cepat tanggap terhadap
kondisi ini. Menurut Rangga, dengan luas Kota Mataram yang hanya 61,30
kilometer persegi, masih banyak sarana kebersihan yang belum tersedia. Dengan
kata lain, tidak semua wilayah di Mataram terlayani pengangkutan sampah.
‘’Sehingga, perlu peningkatan sarana dan prasarana kebersihan,’’ ujarnya.
Sarana
dan prasarana kebersihan yang perlu ditambah, lanjutnya, dump truk berikut
tenaga kebersihan. Rangga menilai dengan jumlah tenaga kebersihan 675 orang
belum ideal untuk ‘’mengawal’’ agar Mataram tetap bersih. Tidak sedikit dump
truk dan kontainer milik Dinas Kebersihan masuk dalam katagori, tidak layak
pakai. Sebab, rata-rata pengadaan dump truk dan kontainer tersebut tahun 1995.
‘’Kalau bisa, sarana prasarananya diperbaruilah,’’ pintanya.
Namun
demikian, masalah kebersihan tidak ansih menjadi tugas dan tanggungjawab
pemerintah semata. Kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan juga
perlu rangsang. Untuk menggugah kesadaran masyarakat, Rangga mengusulkan kepada
Dinas Kebersihan untuk menggelar lomba kebersihan lingkungan se-Kota Mataram.
(fit)
Komentar