Mataram
(Suara NTB) –
Rapat
kerja pertama yang digelar Komisi II DPRD Kota Mataram dengan mengundang 11
SKPD yang menjadi bidang tugas komisi yang membidangi masalah ekonomi dan
keuangan ini, berujung kecewa. Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram, Drs. HM.
Zaini yang ditemui usai memimpin rapat kerja tersebut, Jumat (12/9) mengaku
kecewa.
Kekecewaan
Zaini lantaran dari 11 SKPD yang diundang, setidaknya empat pimpinan SKPD tidak
hadir dalam rapat kerja itu. Empat pimpinan SKPD itu masing-masing Kepala BPKAD
(Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah), Kepala Dinas Budpar (Kebudayaan dan
Pariwisata), RSUD dan Dinas PKP (Pertanian Kelautan dan Perikanan). ‘’Cuma
kepala dinas Budpar dan RSUD saja yang memberi kabar. Katanya Kadis Budpar sedang
mendampingi pak wali (Walikota, red) ke Jakarta dan RSUD sedang menerima
kunjungan Komisi IV,’’ ujar mantan Ketua DPRD Kota Mataram ini.
Dikatakan
Zaini, rapat kerja pertama itu sebetulnya merupakan komunikasi awal, bagaimana
Komisi II dan 11 SKPD itu bermitra. Politisi Partai Demokrat mengatakan, tujuan
dari rapat kerja itu, agar terjalin komunikasi yang baik sesuai tupoksi
masing-masing. Ia meyakini silaturahmi itu akan berdampak pada kinerja
masing-masing. Baik Komisi II maupun SKPD yang menjadi bidang tugas Komisi II.
‘’Kita
sayangkan, ada yang tidak hadir tanpa mengutus dan tanpa keterangan,’’
sesalnya. Padahal, sambung Zaini, kemitraan antara Komisi II dengan 11 SKPD itu
bukan sebulan dua bulan, melainkan hingga lima tahun mendatang. Empat SKPD yang
tidak memenuhi undangan Komisi II itu memiliki masalah yang cukup penting untuk
dibicarakan. BPKAD dengan persoalan aset dan Dinas PKP dengan persoalan lahan
abadi.
Zaini
mengaku tak enak hati dengan 7 SKPD yang telah hadir kemarin. Ia berharap
seluruh pimpinan SKPD memenuhi undangan Komisi II. Sayangnya beberapa SKPD
hanya mengirim utusan. ‘’Alangkah baiknya yang hadir pimpinan SKPD. Kalau hanya
mengutus, nanti ada kebijakan, kurang pas,’’ imbuhnya. Apakah nantinya pimpinan
SKPD yang tidak hadir akan diundang kembali, Zaini mengaku masih akan
mempertimbangkannya. (fit)
Komentar