Mataram
(Suara NTB) –
Sejumlah
anggota DPRD Kota Mataram menyuarakan tuntutan adanya tenaga ahli di DPRD Kota
Mataram. Tidak hanya sambil lalu seperti sekarang ini, keberadaan tenaga ahli
diharapkan bisa permanen. Ketua Baleg DPRD Kota Mataram, Drs. HM. Husni
Thamrin, kepada Suara NTB
mengungkapkan hal itu.
Menurutnya,
keberadaan tenaga ahli dalam menopang kelancaran tugas Dewan dalam melakukan
pembahasan raperda, misalnya mutlak dibutuhkan. Akan tetapi, keberadaan tenaga
ahli yang secara fisik berbeda tempat dengan anggota DPRD Kota Mataram,
dianggap kurang relevan dengan jam terbang DPRD Kota Mataram yang makin
disibukkan dengan pembahasan raperda. Baik raperda yang berasal dari eksekutif,
terlebih raperda yang merupakan hak inisiatif DPRD Kota Mataram.
Bahkan,
Husni Thamrin berencana mengusulkan tenaga ahli permanen dalam pembahasan APBD
2015 nanti. Dikonfirmasi terpisah, Jumat (23/10), Ketua DPRD Kota Mataram, H.
Didi Sumardi, SH., menegaskan usulan untuk tenaga ahli permanen tidak bisa
diakomodir. Sebab, secara aturan, tenaga ahli yang diperbantukan di parlemen
bersifat tidak permanen atau setiap hari ngantor.
Yang
menjadi persoalan ketika Dewan menginginkan adanya tenaga ahli peranen, adalah
kesibukan tenaga ahli pada profesinya. Karena rata-rata kualifikasi tenaga ahli
yang digunakan oleh DPRD Kota Mataram, minimal lulusan S3. Dan, dalam
kesehariannya, rata-rata tenaga ahli ini berprofesi sebagai dosen. Sehingga,
tidak mungkin tenaga ahli akan dipermanenkan.
‘’Itu
terkendala aturan. Yang penting adalah, ada komitmen dari tenaga ahli,’’
terangnya. Tenaga ahli, lanjutnya, dalam posisi stand by kapanpun dibutuhkan. Komitmen itu dibuktikan, setiap kali
dibutuhkan Dewan, tenaga ahli selalu memberikan atensi. Meskipun tidak
permanen, Didi memastikan hal itu bukan kendala untuk memaksimalkan keberadaan
tenaga ahli.
Karena
komitmen tenaga ahli ini bagaimana membantu kelancaran tugas-tugas Dewan. ‘’Itu
terbukti, mereka sedang di luar daerah, kita hubungi, tetap memberi atensi,’’
aku Didi. Pimpinan, katanya, sudah menyampaikan kepada seluruh alat kelengkapan
Dewan untuk tidak perlu khawatir soal tenaga ahli dalam membantu tugas-tugas
kedewanan. (fit)
Komentar