Mahasiswa IAIN Mataram Kunjungi Dewan



Ketua DPRD Kota Mataram Nilai Praktikum ‘’Legal Drafting’’ Sangat Positif


Mataram (Suara NTB)
Ketua DPRD Kota Mataram, H. Didi Sumardi, SH (HDS), Sabtu (15/11) menerima kunjungan mahasiswa Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam IAIN Mataram jurusan Al-Syakhshiyah. Kedatangan 60 lebih mahasiswa Semester V dalam rangka melakukan praktikum legal drafting (proses dan penyusunan Peraturan Daerah) ini diapresiasi positif oleh DPRD Kota Mataram.

Terbukti setiap pertanyaan mahasiswa dalam sesi dialog, dijawab dengan lengkap oleh Ketua DPRD Kota Mataram. Para mahasiswa yang didampingi Dosen Pembimbing Mata Kuliah legal drafting IAIN Mataram, DR. H. Safwan nampak antusias mengikuti kegiatan itu. Bahkan praktikum legal drafting itu berlangsung hingga hampir tiga jam. Mahasiswa diberi kesempatan bertanya apa saja berkaitan dengan mata kuliah legal drafting itu.

Ketua DPRD Kota Mataram, HDS yang ditemui usai kegiatan praktikum legal drafting mengaku, kegiatan mahasiswa IAIN yang melakukan praktikum legal drafting di DPRD Kota Mataram sangat positif. ‘’Selain mahasiswa membutuhkan, Dewan juga membutuhkan. Jadi sama-sama memerlukan kunjungan seperti ini,’’ ujarnya.

Dari konteks pembelajaran mahasiswa di bidang hukum, khususnya berkaitan bagaimana pembentukan Peraturan Daerah, pembelajaran secara langsung seperti praktikum legal drafting di DPRD Kota Mataram, sangat perlu dan dibutuhkan oleh mahasiswa. Sehingga, mahasiswa tahu betul prosesnya seperti apa. Dengan demikian mahasiswa bisa mengkombinasikan ilmu yang didapatkan secara teori dengan praktikum secara langsung.

Menurut HDS, penting bagi mahasiswa untuk secara langsung melihat kegiatan DPRD Kota Mataram seperti apa. Apalagi Kota Mataram khususnya memerlukan generasi penerus yang punya semangat dan obsesi jadi anggota Dewan. ‘’Sebab dengan demikian, kalau mahasiswa sebagai kaum terpelajar punya obsesi dan kecenderungan jadi anggota Dewan, kita harapkan mereka persiapkan diri lebih baik dan sedini mungkin,’’ terang HDS.

Hal itu, lanjut HDS, akan lebih positif terhadap perkembangan lembaga seperti DPRD Kota Mataram. Karena, manakala anggota Dewan terpilih nantinya dilatarbelakangi dari orang-orang yang telah berproses dari awal dan telah mempersiapkan dirinya dengan baik, diyakini akan memberikan dampak positif bagi Dewan.

Itu merupakan suatu hal yang ideal. HDS berharap kepada mahasiswa sebagai bagian dari obsesinya ingin menjadi anggota Dewan, bisa beradaptasi dengan partai-partai politik. ‘’Parpol itu dapat menampung dan menerima mereka sehingga mereka mendapatkan proses kaderisasi dari partai,’’ ucapnya. HDS mengatakan, kaderisasi di parpol bersumber dari kaum-kaum terpelajar seperti mahasiswa.

‘’Kami kira akan memberikan citra positif dan perkembangan yang lebih bagus bagi partai politik,’’ demikian HDS. DPRD Kota Mataram berkomitmen memberi ruang kepada mahasiswa untuk bejalar langsung seputar tugas pokok dan fungsi kedewanan. HDS menyatakan, secara berkala Dewan akan mengundang mahasiswa untuk terlibat melihat langsung proses pembahasan Peraturan Daerah.

‘’Supaya melihat betul prosesnya seperti apa dan tidak hanya itu. Di dalam membahas suatu rancangan peraturan daerah, sebelum dilakukan pembahasan di Dewan, kami akan kirim drafnya untuk bagaimana kami diberi masukan-masukan dari mahasiswa,’’ ungkapnya. Tidak hanya mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Mataram, tapi juga semua perguruan tinggi yang ada fakultas hukumnya akan dipolakan sama. (fit/*)

Komentar