DPRD Kota Mataram Apresiasi Prestasi Eksekutif
Mataram
(Suara NTB) –
Walikota
Mataram, H. Ahyar Abduh, Senin (10/11) secara resmi menyampaikan nota keuangan
RAPBD Kota Mataram tahun anggaran 2015. Ulasan Walikota mengenai program tahun
2014 mendapat apresiasi positif dari pimpinan DPRD Kota Mataram. Bahkan Ketua
DPRD Kota Mataram, H. Didi Sumardi, SH., (HDS) yang memimpin jalannya paripurna
kemarin menyatakan apresiasinya terhadap prestasi eksekutif.
Menurut
HDS, paripurna kemarin memiliki dua kekhususan. Pertama karena penyampaian nota
keuangan RAPBD 2015 bertepatan dengan hari pahlawan 10 November. Kedua, karena
penyampaian nota keuangan itu merupakan yang terakhir dalam periode
pemerintahan Walikota H. Ahyar Abduh dan Wakil Walikota H. Mohan Roliskana.
Sebelumnya,
Walikota Mataram menyampaikan analisis prediksi pertumbuhan ekonomi makro Kota
Mataram pada Tahun Anggaran 2015. Data statistik resmi yang diterbitkan BPS
menunjukan pertumbuhan ekonomi Kota Mataram pada tahun sebelumnya di atas 7 %
per tahun. ‘’Kami tetap optimis
pertumbuhan ekonomi pada tahun 2015 tetap akan positif dan bahkan kita harapkan
meningkat,’’ ujarnya.
Berkaitan
dengan itu, untuk menjaga agar prediksi pertumbuhan ekonomi pada tahun 2015
tetap mampu terjaga, maka kebijakan pembangunan 2015 tetap memfokuskan arah
pembangunan dengan pola percepatan pembangunan pada tiga program unggulan. Dalam
kesempatan itu, Walikota menyampaikan gambaran umum Pendapatan Daerah dalam
RAPBD Murni Tahun Anggaran 2015 jika dibandingkan secara head to head dengan Pendapatan Daerah dalam APBD Murni Tahun
Anggaran 2014.
1.
Anggaran pendapatan secara keseluruhan pada Tahun Anggaran 2015 sebesar 1,53
triliun lebih, sedangkan pada Tahun
Anggaran 2014 sebesar 961,96 miliar lebih atau naik sebesar 92,53 miliar lebih.
2.
Pendapatan Asli Daerah pada Tahun Anggaran 2015
sebesar 163,116 miliar lebih, sedangkan Tahun Anggaran 2014 sebesar 119,861
miliar lebih, sehingga terdapat peningkatan sebesar 43,254 miliar atau 36,09 %.
Walikota
juga merinci Rancangan APBD Kota Mataram Tahun Anggaran 2015 sebagai berikut :
A. PENDAPATAN DAERAH
Pendapatan
Daerah dalam RAPBD direncanakan Rp 1,53
triliun lebih yang terdiri dari :
1. Pendapatan Asli Daerah direncanakan Rp 163,116
miliar lebih
2. Dana Perimbangan direncanakan Rp 708,473
miliar lebih
3. Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah direncanakan
Rp 181,559 miliar lebih.
B.
BELANJA DAERAH
Rancangan
Anggaran Belanja Tahun Anggaran 2015 ini direncanakan Rp 1,78 triliun lebih yang
dialokasikan ke dalam rincian kebijakan sebagai berikut :
1. Belanja Tidak Langsung
Belanja
Tidak Langsung direncanakan Rp 640,313 miliar lebih yang terdiri dari:
a.
Belanja Pegawai Rp 581,435 miliar lebih
yaitu untuk Gaji Pegawai, Guru dan Pejabat Negara, termasuk uang kesra pegawai dan guru.
b.
Belanja Hibah dan Bansos Rp 57,378 miiar lebih untuk Belanja Hibah kepada KPU
guna pelaksanaan Pilkada Tahun 2015, Program Kesehatan Gratis melalui BPJS,
Program Pendidikan untuk siswa miskin dan Bantuan Kepada Kelompok Masyarakat
lainnya dalam rangka meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menangani
masalah-masalah sosial.
c.
Belanja Tidak Terduga Rp 1,500 miliar yaitu merupakan dana cadangan untuk
menangani bencana alam dan bencana sosial.
2. Belanja Langsung
Belanja
Langsung direncanakan Rp 437,835 miliar lebih, untuk membiayai kegiatan pokok
pelayanan dasar masyarakat seperti untuk pendidikan, kesehatan, keamanan dan
kebersihan serta untuk peningkatan pembangunan infrastruktur daerah lainnya. Beberapa
program kegiatan utama yang menjadi kegiatan Pemkot pada Tahun Anggaran 2015 :
1.
Pembangunan Drainase Rp 2,406 miliar lebih.
2.
Pembangunan jalan dan jembatan Rp 6,12 miliar lebih.
3.
Pemeliharaan jalan Rp 5,690 miliar lebih.
4.
Sharing Dana dengan Pemprov untuk biaya pendidikan bagi siswa miskin Rp 3,930 miliar
lebih.
5.
Jaminan Kesehatan Nasional bagi masyarakat kurang mampu melalui BPJS Rp 5,953 miliar
lebih.
6.
Pengadaan tanah ruas jalan dan tanah kantor Rp 33 miliar.
7.
Dana dukungan kegiatan kemasyarakatan melalui BKM kelurahan Rp 2,500 miliar.
8.
Asesoris kota Rp 1,68 miliar lebih.
9.
Peningkatan sarana/prasarana pasar Rp 6,361 miliar lebih.
10.
Pembinaan penataan pedagang Rp 1, 411 miliar lebih
11.
Sarana prasarana pemadam kebakaran berupa pembangunan gedung Rp 1,414 miliar lebih,
dan pengadaan kendaraan pemadam kebakaran Rp 1,255 miliar lebih.
12.
Sarana prasarana kebersihan Rp 1,556 miliar lebih.
13.
Sarana dan Prasarana Kantor Satpol PP Rp 2,175 miliar lebih.
C.
PEMBIAYAAN
Dengan
adanya rencana pendapatan Rp 1,53 triliun lebih dan rencana belanja Rp 1,78
triliun lebih, maka dalam Tahun Anggaran 2015 RAPBD Kota Mataram terdapat
defisit anggaran Rp 25 miliar yang selanjutnya akan ditanggulangi dari Silpa (Sisa
Lebih Perhitungan Anggaran) Tahun 2014 dengan jumlah nilai yang masih bersifat
sementara Rp 37,60 miliar. Sisa Silpa Rp 12,60 miliar dialokasikan untuk
penyertaan modal pada perusahaan daerah seperti PT. Bank NTB, PDAM dan PD. BPR
NTB. (fit/*)
Komentar