Agar Tidak Berorientasi pada Bantuan



Jumlah PAUD di Mataram akan Dibatasi


Mataram (Suara NTB) –
Mendirikan lembaga PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di Kota Mataram nantinya tak akan semudah saat ini. Bahkan, jumlah PAUD di Mataram akan dibatasi. Demikian diakui Ketua Pansus PAUD DPRD Kota Mataram, Lalu Suriadi, SE., kepada Suara NTB usai dengar pendapat bersama Himpaudi (Himpunan Pendidikan dan Tenaga Pendidikan Anak Usia Dini), IGTKI (Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia) dan Bhakti Mampu  di DPRD Kota Mataram, Jumat (10/4).

Dikatakan Suriadi, Pansus merasa berkepentingan mengundang tiga pihak tersebut untuk mencari referensi maupun masukan guna menyempurnakan raperda PAUD. Hasilnya, memang ada penambahan materi seperti dimasukkannya UU perlindungan anak pada klausul mengingat. Himpaudi dan IGTKI diminta sarannya terkait apa yang menjadi kebutuhan termasuk kendala-kendala yang pernah ditemukan di lapangan.

Menurut Suriadi, koreksi paling banyak adalah pada penyelenggaraan PAUD itu sendiri. Mulai dari siapa yang menyelenggarakan, apakah perorangan atau lembaga. Selanjutnya terkait wilayah atau tempat dimana PAUD berada. ‘’Intinya dari itu agar mengevaluasi keberadaan dari PAUD-PAUD itu,’’ ujarnya. Terkait kompensasi kinerja guru PAUD, juga agar diperhatikan.

Terkait menjamurnya lembaga PAUD di Kota Mataram, nantinya akan dikembalikan pada syarat pendirian lembaga PAUD itu sendiri. Hal ini diamksudkan agar tidak ada kecemburuan sosial antar PAUD yang satu dengan yang lainnya. Jangan sampai ada kesan pendirian PAUD berorientasi pada bantuan semata.

Selain itu, PAUD yang terlalu banyak akan berdampak pada kesulitan PAUD mendapatkan anak didik. ‘’Bagaimana memperoleh anak didik kalau di satu wilayah ada tiga PAUD,’’ katanya mencontohkan. Untuk itu, salah semangat dari raperda PAUD adalah membatasi jumlah PAUD. Nantinya akan dilakukan pula pendataan berapa jumlah PAUD yang ada dan berapa yang memenuhi kualifikasi.

Masukan-masukan itu, selain ada yang layak diakomodir, juga akan menjadi bahan Pansus PAUD untuk melakukan konsultasi ke pusat. (fit)

Komentar