Mataram
(Suara NTB) –
Rumah
susun sederhana sewa (Rusunawa) Selagalas rupanya banyak diminati masyarakat.
Malah saat ini, peminat Rusunawa tersebut dapat dikatakan over kapasitas.
‘’Sekarang ini daftar tunggu Rusunawa Selagalas 29 orang,’’ sebut Kepala Dinas
PU Kota Mataram, Ir. H. Mahmudin Tura menjawab Suara NTB kemarin.
Melihat
besarnya animo masyarakat terhadap keberadaan Rusunawa, maka Pemkot Mataram akan
kembali membangun Rusunawa. Lokasinya di Montong Are, Turida, Kota Mataram.
‘’Pasnya di Selatan GOR Turida,’’ cetusnya. Pembangunan Rusunawa ini akan
dimulai tahun depan. Anggaran pembangunan Rusunawa ini menelan anggaran Rp 28
miliar yang sepenuhnya akan dibiayai oleh pemerintah pusat.
Pemkot
Mataram dalam hal ini, katanya, hanya menyediakan lahan. Lahan yang
direncanakan untuk pembangunan Rusunawa di Montong Are itu, sambung Mahmudin,
merupakan tanah pecatu milik Pemkot Mataram yang luasnya sekitar satu hektar. Tim
dari pusat sudah melakukan survai ke lokasi ini dan dalam tahun ini pula,
desain Rusunawa itu akan diselesaikan.
Sama
seperti Rusunawa Selagalas, Rusunawa di Montong Are juga sebanyak dua twin
blok. Dengan diterimanya bantuan Rusunawa di Montong Are ini, nantinya Kota
Mataram akan memiliki tiga Rusunawa dengan jumlah lima twin blok. Satu twin
blok terdiri dari 99 kamar. Menurut Mahmudin, para penghuni Rusunawa kebanyakan
masyarakat lokal.
Sebelumnya,
Wakil Ketua DPRD Kota Mataram, H. Didi Sumardi, SH., tidak menampik fenomena
kekurangan rumah tinggal yang terjadi di Mataram. Menurut dia, Rusunawa sangat
pas jika pemanfaatannya ditawarkan kepada kaum urban. Sebaliknya, kalau
ditawarkan kepada masyarakat asli Mataram, kurang menarik.
Namun
demikian, lanjut dia, tidak semua kaum urban bisa diakomodir. Artinya, yang
ditawarkan untuk tinggal di Rusunawa adalah kaum urban yang memang sudah lama
tinggal di Mataram. (fit)
Komentar