Lingkungan Perlu Dibekali Motor Sampah

Mataram (Suara NTB) –
WakilKetua DPRD Kota Mataram, I Wayan Sugiartha menyarankan supaya lingkungan-lingkungan yang ada di Kota Mataram supaya dibekali motor sampah. Menurut dia, dengan pola menjemput sampah ke rumah-rumah, dapat mencegah warga membuang sampah sembarangan, seperti di pasar, sungai dan drainase.
 
Dikonfirmasi Suara NTB, Jumat (19/4) kemarin, Wayan mengatakan, untuk pengadaan motor sampah ini bisa diinisiasi oleh Pemkot Mataram dengan melibatkan bantuan dari pemerintah pusat. Ia mengakui memang tidak sedikit warga yang masih membuang sampah tidak pada tempatnya. Namun tidak dipungkiri, hal ini dilakukan warga lantaran minimnya sarana dan prasarana yang ada, seperti kontainer atau TPS.
 
Mengenai tiga item yang menjadi sorotan tim Adipura yakni pasar, sungai dan drainase, Wayan menyatakan, karena itu merupakan area publik, maka untuk pemeliharaan menjadi tugas SKPD terkait seperti Dinas Kebersihan dan Dinas PU Kota Mataram. Selain sosialisasi kepada masyarakat yang harus gencar dilakukan, Dewan mendorong Pemkot Mataram menyediakan sarana bagi warga untuk membuang sampah.
 
‘’Kita akui sarana dan prasarana yang ada masih sangat kurang,’’ cetusnya. Bahkan, lanjut dia, jika pengadaan sarana dan prasarana ini hanya mengandalkan APBD Kota Mataram, hal itu akan sulit terwujud. Karenanya, politisi PDI Perjuangan ini meminta Pemkot Mataram agar mencari dana pusat untuk mendanai pengadaan sarana dan prasarana kebersihan di Mataram.
 
Sebagai bentuk dukungan Dewan terhadap kebersihan di Mataram, pihaknya tidak pernah mempersoalkan kecilnya PAD dari sektor kebersihan. ‘’Kita dukung Dinas Kebersihan, jadi ini bukan semata-mata untuk Adipura,’’ tandasnya. Karena selama ini, akibat minimnya sarana yang dimiliki Dinas Kebersihan Kota Mataram, tidak jarang terjadi penumpukan sampah lebih dari satu hari sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap.
 
Ia mencontohkan sampah di Pasar Karang Jasi yang mengganggu pengguna jalan. ‘’Idealnya sampah itu tidak boleh dibiarkan lebih dari 24 jam,’’ tandasnya. (fit)

Komentar