Mataram
(Suara NTB) -
Salah
satu program unggulan Walikota Mataram yakni tekad untuk mengatasi persoalan
banjir di Mataram, dinilai gagal. Ketua Pansus LKPJ DPRD Kota Mataram, H. AB.
Taufikurahman mencantumkan hal tersebut menjadi salah satu catatan Pansus LKPJ.
Demikian terungkap dalam rapat akhir Pansus LKPJ DPRD Kota Mataram, Sabtu
(28/4).
Masalah
banjir, demikian Taufikurahman, telah menjadi program prioritas pasangan
Walikota H. Ahyar Abduh dan Wakil Walikota H. Mohan Roliskana sejak mereka
menjabat pada Agustus 2010 lalu. Ia menilai, sampai saat ini, Walikota belum
mampu mengatasi persoalan banjir di Mataram. ''Ini kita pertanyakan karena
sudah masuk tahun ketiga,'' ujarnya.
Seperti
diketahui, tidak hanya kali ini, persoalan banjir ini juga menjadi catatan
Pansus LKPJ pada tahun 2011 lalu. Kala itu, laporan hasil pelaksanaan tugas
Pansus LKPJ Walikota Mataram akhir tahun anggaran 2011 pada bab IV
penyelenggaraan urusan Pemerintah daerah pada poin 7 Pansus LKPJ memberi
catatan mengenai urusan wajib pekerjaan umum yaitu program pemeliharaan saluran
drainase, diminta kepada eksekutif untuk mencarikan solusi yang tepat dan
komprehensif terhadap penataan saluran drainase kota, sehingga permasalahan
genangan air yang selama ini masih saja terjadi, dapat teratasi.
Berikutnya
pada poin 8, Pansus LKPJ memberi catatan terkait program pengendalian banjir.
Saat itu eksekutif diminta melakukan terobosan-terobosan baru dalam menangani
banjir di Kota Mataram, sehingga capaian dan sasaran yang ingin dicapai dari
program ini dapat terpenuhi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Pada
bagian lain, Taufikurahman menyatakan catatan Pansus terhadap LKPJ Walikota
Mataram siap digelar Senin (29/4) hari ini. Sedianya, seperti usulan Fraksi
Partai Demokrat dan Fraksi Partai Hanura bahwa Pansus LKPJ sempat menjadwalkan
bertemu dengan Walikota Mataram, Sabtu (27/4). Namun rencana tersebut batal
terlaksana. Pansus berpandangan, pertemuan itu tidak urgent lagi pascatelah
dipanggilnya 15 SKPD yang programnya tidak mencapai target. ‘’Nanti kalau kita
ketemu masak mau kita sampaikan hasil kerja Pansus. Padahal Hari Senin (hari
ini, red) akan kita paripurnakan,’’ tandasnya. (fit)
Komentar