Mataram
(Suara NTB) -
Sebanyak
2.082 penerima kartu Jamkesmas di Mataram dipastikan diganti. Penggantian ini,
lantaran penerima kartu Jamkesmas ini, ada yang sudah meninggal dunia, pindah
domisili serta tidak ditemukan. Kepala Bappeda Kota Mataram kepada Suara NTB di DPRD Kota Mataram, Kamis
(27/6) menyatakan, data ini berasal dari enam kecamatan atau 50 kelurahan
se-Kota Mataram.
Mereka
yang diganti namanya, demikian Martawang, karena meninggal dunia, pindah
domisili serta tidak ditemukan. ''Kan ada data yang dikirim dari pusat, ketika
kita cari di lapangan ternyata orangnya tidak ada,'' sebutnya. Saat ini (Kamis,
red) pihak Dinas Kesehatan Kota Mataram telah membawa data perubahan ini ke
Kemenkes di Jakarta.
Perubahan
data penerima kartu Jamkesmas tersebut, kata Martawang, telah di-SK-kan oleh
Walikota Mataram. Data ini selanjutnya akan dimasukkan dalam database di
Kemenkes. Kapan nama pengganti bisa menggunakan kartu Jamkesmas itu, menurut
Martawang, sangat tergantung pada perampungan input database di Kemenkes.
Ia
berharap, 2.082 nama pengganti penerima Kartu Jamkesmas ini sudah bisa
memanfaatkan Kartu Jamkesmas itu dalam tahun ini. Sebelumnya, Kepala Bidang
Promosi Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kota Mataram, I Dewa Mudita menyebutkan,
tahun 2013 ini terjadi penambahan jumlah penerima kartu Jamkesmas yang angkanya
mencapai 138 ribu jiwa. (fit)
Komentar