Mataram
(Suara NTB) –
Hujan
yang mengguyur Kota mataram dan sekitarnya, Rabu dan Kamis sore, mengakibatkan
genangan di sejumlah titik di Mataram. Kendati begitu, Dinas PU Kota Mataram
membantah, terjadi penambahan titik banjir di Mataram.
Kepala
Dinas PU Kota Mataram yang dikonfirmasi Suara
NTB, Jumat (12/7) kemarin menegaskan, tidak ada penambahan titik banjir
ataupun genangan di Mataram. Bahkan, lanjut dia, dengan berbagai ikhtiar yang
dilakukan Pemkot Mataram, saat ini titik genangan sudah jauh berkurang. Data
dari Dinas PU Kota Mataram menyebutkan, titik genangan yang tersisa saat ini
adalah sekitar enam titik.
Masing-masing
di bundaran Udayana, Jalan Imam Bonjol, Jalan Airlangga tepatnya di traffic
light (Dekat Depot Timbul Rezeki, red) Gomong, Jalan Jaya Lengkara (depan RSUP
Provinsi NTB yang baru), Jalan R. Sudjono (depan kantor DPRD Kota Mataram) dan
Lingkungan Dasan Cermen. Sedangkan, terkait genangan yang terjadi di Lingkungan
Bebidas Kelurahan Pagesangan dipicu pekerjaan jembatan I di Jembatan Gajahmada
dan Sungai Unus. Terjadi pendangkan di Sungai Unus akibat meningkatnya volome
sedimen.
‘’Tidak
ada penambahan, hujan kemarin itu cukup lama dan merata di Kota Mataram,
sehingga Sungai Unus meluap,’’ terangnya. Dalam waktu dekat, Sungai Unus akan
dinormalisasi. Saat ini, proyek normalisasiSungai Unus masih dalam proses
tender. (fit)
Komentar