Mataram Kekurangan Sekolah Negeri

Mataram (Suara NTB) –
Tingginya animo masyarakat untuk masuk ke sekolah negeri diakui Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram, Nyayu Ernawati, S.Sos. Bahkan, Kota Mataram hingga saat ini masih kekurangan sekolah negeri. Bahkan ada kecamatan di Kota Mataram yang sama sekali tidak memiliki SMA negeri dan juga SMK negeri.

Kepada Suara NTB di ruang kerjanya, Selasa (23/7) kemarin, Nyayu menyebutkan dari enam kecamatan yang ada di Kota Mataram Mataram, Kecamatan Cakranegara adalah salah satu kecamatan yang tidak memiliki SMAN dan SMKN. ‘’Idealnya setiap kecamatan harus ada sekolah negeri baik dari jenjang SD, SMP hingga SMA dan SMK,’’ ujarnya.

Sebab, realita yang terjadi, sekolah-sekolah negeri kebanjiran siswa. Bahkan, sekolah terpaksa menerima siswa di luar kemampuan daya tampungnya. Tidak heran kalau sejumlah sekolah terpaksa memanfaatkan laboratorium sebagai ruang kelas. Bahkan ada sekolah yang terpaksa menggelar kegiatan belajar mengajar tanpa meubelair seperti meja dan kursi. Hal ini, kata dia, menjadi keprihatinan tersendiri.

Sementara di satu sisi, justru banyak sekolah swasta yang nyaris tidak mendapatkan siswa pada tahun ajaran ini. Hal ini, lanjut politisi PDI Perjuangan ini, harus menjadi perhatian serius semua kalangan. ‘’Harus dicari solusinya,’’ cetus Nyayu. Tidak hanya mencari solusi bagi sekolah-sekolah negeri yang over kapasitas tetapi juga memberi dukungan nyata dalam bentuk anggaran bagi siswa miskin yang bersekolah di sekolah swasta.

Ia juga mengimbau kepada pihak komite sekolah supaya lebih kreatif dalam menggali partisipasi masyarakat. Artinya tidak terpaku pada orang tua siswa saja, tapi juga mengajak BUMN, BUMN dan perusahaan swasta ikut berpartisipasi melalui dana CSR yang dimiliki. (fit)

Komentar