Syaekhul Islam (Suara NTB/fit) |
Mataram
(Suara NTB) –
Bagian
Kesra Setda Kota Mataram telah menyalurkan sedikitnya Rp 3.328.217.000 dana
bansos (bantuan sosial) dari total dana bansos yang dialokasikan tahun 2013 ini
sebesar Rp 8.639.750.000. Demikian dikatakan Kabag Kesra Setda Kota Mataram,
Drs. H. Syaekhul Islam menjawab Suara
NTB di ruang kerjanya, Rabu (24/7)
kemarin.
‘’Ini
data sampai Bulan Juni 2013,’’ cetusnya. Dana bansos yang tersalur Rp 3,3
miliar lebih itu, lanjut Syaekhul, sebagian besar untuk kegiatan keagamaan
seperti untuk LPTQ dan IPHI. Malah pencairan proposal bansos dari kalangan
masyarakat bisa dikatakan sedikit.
Ia
menegaskan dalam realisasiproposal dana bansos tidak ada istilah pilih-pilih.
Sepanjang memenuhi persyaratan, tidak ada alasan bagi pihaknya untuk
menunda-nunda pencairan dana bansos tersebut. Yang pasti, sambungnya, pihaknya
selektif dalam pencairan dana bansos. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak
diinginkan berkaitan dengan bansos, seperti organisasi bodong atau kegiatan
fiktif, pihaknya sejak dua tahun lalu telah membentuk tim evaluasi dan
verifikasi.
Terhadap
proposal yang masuk, katanya, tim ini akan turun untuk mengecek kondisi di
lapangan. Bila dari kalangan masyarakat, tidak saja organisasinya yang dicek
tapi juga kegiatannya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa bansos yang
disalurkan itu benar-benar tepat sasaran. ‘’Yang jelas tidak boleh dibantu
berturut-turut,’’ imbuhnya seraya mengatakan bahwa bahwa besarnya bansos yang
diberikan untuk kalangan masyarakat disesuaikan dengan kemampuan keuangan
daerah. (fit)
Komentar