H. Ahyar Abduh |
Mataram
(Suara NTB) -
Walikota
Mataram, H. ahyar Abduh menyatakan, pihaknya tengah mencari investor berkelas
untuk diajak bekerjasama dalam pengembangan dan pengelolaan MWP (Mataram Water
park). Hal ini menyusul kondisi MWP yang masih saja mangkrak. Namun demikian,
Walikota tidak mau terburu-buru. Sebab, sampai saat inipun, belum ada investor
yang sesuai kriteria yang diinginkan orang nomor satu di Mataram itu.
Dikonfirmasi
Suara NTB di DPRD Kota Mataram, Sabtu
(29/6), Walikota mengungkapkan, sebenarnya sudah lama MWP ditawarkan untuk
dikerjasamakan pengelolaannya seperti keinginan Pemkot Mataram. Sejauh ini
memang sudah banyak investor yang datang. Dari beberapa investor yang datang,
ada beberapa yang serius dan kelihatannya sesuai dengan keinginan Pemkot
Mataram.
Keinginan
Pemkot Mataram, katanya, bukan hanya mengoperasionalkan MWP. Sebab, kalau
dioperasionalkan dalam kondisi seperti saat ini, tentu hanya bisa dimanfaatkan
untuk kepentingan olahraga air. Ahyar tidak menampik, atas keberadaan MWP ini,
ada tuntutan masyarakat, supaya bisa memanfaatkan MWP untuk olahraga renang. Karena
itu, dibutuhkan penataan menyeluruh. Selain MWP, lahan MWP yang masih kosong juga
bisa dimanfaatkan.
Sekaligus
menata monumen bumigora. Inilah nanti yang akan ditawarkan kepada pihak-pihak
yang berkeinginan. ''Yang ngelirik banyak, tapi kalau cuma ngelirik-lirik saja,
modalnya pas-pasan, banyak itu. Saya mau sewa, saya mau operasionalkan berapa
setahunnya. Apanya yang mau disewa? untuk bisa renang, hanya untuk itu. Bukan
begitu saya bilang,'' terang Ahyar.
Dikonfirmasi
terpisah, Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram, Sahram, ST., mengapresiasi
langkah Pemkot Mataram yang akan melakukan tender kerjasama pengelolaan MWP.
‘’Saya kira bagus itu daripada mangkrak seperti sekarang ini,’’ cetusnya. Namun
begitu, ia mengingatkan supaya tender dimaksud benar-benar dilaksanakan.
‘’Jangan hanya dibahasakan di media saja,’’ imbuh politisi PAN ini. Ia meminta
tender itu dilakukan secepatnya supaya MWP tidak lagi terbengkalai. (fit)
Komentar