’’Launching’’ KMS Dinilai Tak Siap, Komisi II akan Panggil Eksekutif

Mataram (Suara NTB) –
Kekesalan Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram terkait rencana eksekutif melaunching KMS (Kartu Mataram Sehat) pada peringatan HUT Kota Mataram, 31 Agustus mendatang, rupanya telah mencapai klimaks. Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram, Nyayu Ernawati, S.Sos., kepada wartawan di Mataram, Senin (19/8) menyatakan, akan memanggil eksekutif.

‘’Akan saya bicarakan dengan internal Komisi II untuk rencana pemanggilan eksekutif ini,’’ katanya. Dewan, menurut Nyayu ingin mendengarkan penjelasan resmi dari Pemkot Mataram terkait hal ini. Pasalnya, dari pernyataan Sekda maupun Dirut RSUD Kota Mataram menyiratkan ketidaksiapan Pemkot Mataram ‘’mengadopsi’’ program Kartu Jakarta Sehat yang dipopulerkan oleh pasangan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wakilnya Basuki Tjahja Purnama tersebut.

Ketidaksiapan itu, sambung Nyayu terlihat dari penambahan 60 bed yang diyakini tidak akan mampu mengcover pasien rujukan dari puskesmas. ‘’Sekarang saja belum diberlakukan KMS, kelas III itu (di RSUD Kota Mataram, red) selalu penuh,’’ ujarnya. Politisi PDI Perjuangan ini menangkap kesan bahwa Pemkot Mataram terlalu terburu-buru ingin melaunching KMS. Bahkan, rencana launching yang bertepatan dengan HUT Kota Mataram ke 21 tersebut, menurutnya, cenderung mengejar momen, ketimbang mempersiapkan program ini dengan matang.

‘’Momentum memang perlu, tapi kalau belum siap, buat apa dipaksanakan, nanti dululah kalau bangunan tambahan untuk ruang kelas III sudah selesai dibangun,’’ imbuhnya. Ia khawatir langkah yang buru-buru ini justru akan berdampak pada kualitas pelayanan kepada pasien. Jangan sampai, tegasnya, setelah dilaunching nantinya, program KMS tidak langsung dijalankan. ‘’Usai dilaunching harus langsung dijalankan. Buat apa dilaunching kalau misalnya pelaksanaannya tahun depan,’’ terangnya.

Sebetulnya, kata Nyayu, sebelum dilaunching, eksekutif harus mengekspose terlebih dahulu rencana tersebut kepada Dewan. Pasalnya, Dewan telah menganggarkan Rp 2 miliar untuk program pelayanan kesehatan gratis di kelas III RSUD Kota Mataram. ‘’Kita ingin tahu juga anggaran Rp 2 miliar itu sampai mana. Karena kalau ada apa-apa nanti, pasti kita juga yang dicari-cari sama masyarakat,’’ tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekda Kota Mataram, Ir. HL. Makmur Said., MM., menyatakan siap memenuhi panggilan Komisi II terkait rencana launching KMS. ‘’Kita juga akan mengundang Komisi II untuk menyampaikan konsep KMS. Sekarang masih dibahas drafnya,’’ ujarnya. (fit)

Komentar