Pemkot Mataram Ingin Berantas Pemotongan Gelap

Mataram (Suara NTB) –
Pemkot Mataram melalui Dinas PKP (Pertanian Kelautan dan Perikanan) berkeinginan memberantas pemotongan gelap yang kerap berlangsung secara diam-diam di sejumlah tempat di Mataram seperti di Gubuk Mamben Sekarbela.

Kepala Dinas PKP Kota Mataram, Ir. Lalu Mazhuriadi kepada Suara NTB di Kantor Walikota Mataram mengungkapkan, salah satu solusi untuk memberantas pemotongan gelap, pihaknya merencanakan pembangunan sebuah RPH (Rumah Potong Hewan) yang tidak jauh dari kediaman mereka. Namun demikian, lokasi pastinya belum ditentukan. Sampai saat ini, pihaknya masih mencari lokasi yang paling pas.

Pembangunan RPH ini nantinya, demikian Mazhuriadi, juga sangat tergantu dari kesiapan masyarakat pejagal. ‘’Sambil kita mencari lokasi, kita juga akan terus mensosialisasikan cara pemotongan yang aman dan sehat,’’ terangnya. Ia berharap, ketika nanti diputuskan untuk membangun RPH, adalah merupakan keputusan yang yang pas.

‘’Jangan sampai, nanti sudah kita bangun, malah tidak termanfaatkan dengan baik,’’ cetusnya. Pada bagian lain Mazhuriadi juga menyebutkan, di Mataram sendiri hingga saat ini, baru terdapat satu RPH da satu RPU (Rumah Potong Unggas). Seperti diketahui, sudah bukan rahasia lagi kalau di sejumlah titik di Mataram masih terjadi pemotongan gelap. Praktik pemotongan gelap ini dikhawatirkan mengancam kesehatan masyarakat yang mengkonsumsi daging sapi hasil dari pemotongan gelap tersebut.

Dinas PKP sudah sering melakukan sidak bahkan mengingatkan pejagal di pemotongan gelap itu, bahwa tindakan mereka ilegal. Namun upaya sosialisasi tersebut rupanya tidak membuahkan hasil. Ini terbukti dengan masih berlangsungnya pemotongan gelap di Gubuk Mamben, Sekarbela. (fit)

Komentar