Ambil Hikmah Kasus Rumput Laut

BERMASALAHNYA proyek rumput laut, rupanya tidak serta, merta membuat kalangan DPD Kota Mataram, ‘’alergi’’ melihat dicantumkannya anggaran pengembangan budidaya perikanan pada perubahan APBD Kota Mataram tahun anggaran 2013. Seperti diketahui, proyek rumput laut yang belakangan diselidiki dugaan penyimpangannya oleh pihak Kejaksaan, juga atas campur tangan Dinas PKP (Pertanian Kelautan dan Perikanan) Kota Mataram.

Satu-satunya fraksi yang sempat mempertanyakan alasan eksekutif menganggarkan pengembangan budidaya perikanan, adalah Fraksi Partai Demokrat. Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Mataram, Wirawan, SH., kepada Suara NTB, Sabtu (7/9), mengutarakan, pihaknya tidak mau terlalu saklek menyikapi gagalnya proyek rumput laut yang diketahui, dalam pelaksanaan proyek itu, ada campur tangan Dinas PKP.

Memang, sambung Wirawan, kekhawatiran selalu ada, kalau-kalau program pengembangan budidaya perikanan tidak akan maksimal. Namun demikian, tidak ada salahnya memberi kesempatan kepada Dinas PKP untuk melaksanakan program pengembangan budidaya perikanan tersebut. Ia mengajak semua kalangan mengambil hikmah dari kasus rumput laut tersebut.

Ia berharap program pengembangan budidaya perikanan memberikan hasil yang lebih baik. Wirawan meyakini, tidak hanya Dinas PKP, tapi semua SKPD akan lebih fokus melaksanakan programnya manakala telah masuk dalam postur anggaran. ‘’Minimal kalau sudah masuk ABT, lebih fokus,’’ imbuhnya. (fit)

Komentar