Nyayu Ernawati |
DEWAN
dan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) Kota Mataram sepakat menambah
anggaran untuk DPKM (Dewan Pendidikan Kota Mataram) sebesar Rp 50 juta.
Sehingga, alokasi dana hibah Pemkot Mataram untuk DPKM dari Rp 130 juta, kini
menjadi Rp 180 juta.
Demikian
disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram, Nyayu Ernawati, S.Sos., menjawab
Suara NTB di DPRD Kota Mataram, Rabu
(25/9) kemarin. Terhadap keinginan melakukan kunker, lanjut dia, pihaknya telah
mengkomunikasikan hal ini dengan TAPD. Intinya, keinginan antara Dewan dengan
TAPD sama. Bahwa, untuk peningkatan anggaran di DPKM akan bersama-sama memback
up-nya.
Kendati
demikian, Dewan berharap, dengan adanya penambahan anggaran untuk DPKM, bisa
dimanfaatkan dengan sebaik-bainya. ‘’Dalam artian, apa yang menjadi keluhan
bahwa terkait operasional mereka turun ke lapangan itu kurang, itu yang
didahulukan, baru melakukan perjalanan-perjalanan ke luar daerah,’’ terangnya.
Kalaupun
DPKM menganggap kunker itu sangat penting, ia mempersilahkan berangkat dengan
perwakilan. Karena, dengan mengirimkan perwakilan ke luar daerah, tentu hasil
yang diperoleh akan dapat ditransfer kepada rekan-rekannya di Mataram untuk
bagaimana hal-hal baik hasil kunker diimplementasikan untuk perbaikan
pendidikan di daerah.
Secara
logika, demikian Nyayu, dengan penambahan anggaran Rp 50 juta, tidak mungkin
memberangkatkan DPKM dalam jumlah massal. Ia menegaskan, bahwa penambahan
anggaran itu dihajatkan untuk mendukung operasional DPKM. Artinya, kalau DPKM
tetap berkeinginan kunker harus melihat kemampuan anggaran yang telah diberikan
kepada DPKM. (fit)
Komentar