Misban: Kepengurusan PPI Itu Sudah Dibekukan

Mataram (Suara NTB) –
Desakan lengser yang dialamatkan kepada dirinya, ditanggapi santai oleh anggota DPRD Kota Mataram, Misban Ratmaji, SE. Misban yang dihubungi Suara NTB, Jumat (30/8) kemarin menyatakan, demo yang menuntut dirinya segera diganti dari keanggotaan DPRD Kota Mataram karena mencalonkan diri kembali melalui partai lain, sarat kepentingan.

Menurut caleg PKPI ini, mereka yang berdemo Kamis (29/8) adalah kubu yang telah dibekukan kepengurusannya tahun 2011 lalu oleh DPP PPI (Partai Pemuda Indonesia). Sehingga dengan demikian, kubu tersebut tidak berhak mengajukan nama pengganti untuk mem-PAW dirinya. ‘’Saya tidak pernah mengajukan nama pengganti. Yang mengajukan itu adalah mereka. Ya jelas tidak memenuhi syarat,’’ terangnya.

Ia menilai tuntutan agar DPRD Kota Mataram segera mengganti keanggotaanya melalui proses PAW karena kubu yang berseberangan dengan dirinya kurang mengerti terkait mekanisme PAW. Mengenai surat kepengurusan yang menunjuk Misban Ratmaji sebagai ketua DPD PPI NTB, yang pada bagian kop surat tertulis Provinsi Sulawesi Selatan, menurutnya surat itu berasal dari DPP PPI. ‘’Memang terjadi salah ketik di DPP,’’ cetusnya.

Ia mengatakan, kepengurusan DPD PPI NTB telah dua kali dibekukan lantaran tidak ada aktivitas. ‘’Nah yang terakhir kemarin itu ditunjuklah saya,’’ cetusnya. Ia menganggap, desakan mundur terhadap dirinya sebagai bentuk pemaksaan kehendak dari kubu yang telah dibekukan itu. Sebab, dari syarat perolehan suarapun, nama pengganti yang diajukan kubu yang berseberangan dengan Misban, tidak memenuhi persyaratan.

Sebelumnya diberitakan,  massa PPI mendemo tiga kantor sekaligus. Masing-masing DPRD Kota Mataram, KPU Kota Mataram dan Kantor Walikota Mataram. Demo itu sebagai bentuk protes lantaran permintaan PAW yang dilayangkan DPD PPI NTB, tidak digubris. Dibawah pengamanan ketat aparat Polres Mataram, massa PPI terus menyuarakan ketidakberesan dalam proses PAW anggota DPRD Kota Mataram atas nama Misban Ratmaji, yang sekarang telah berpindah parpol ke PKPI.

Ketua DPD PPI NTB, Abdul Rahman, yang ditemui di sela-sela aksi demo itu, menuding ada kongkalikong antara Misban Ratmaji dan DPRD Kota Mataram, sehingga permintaan PAW yang mereka ajukan, terkesan tidak digubris. Padahal, katanya, jelas-jelas pihaknya telah mengajukan nama Musleh Ratmaji yang notabene Ketua PAC PPI Kecamatan Ampenan untuk menggantikan anggota Komisi II DPRD Kota Mataram itu. (fit)

Komentar