Mataram
(Suara NTB) –
Rencana
Pemkot Mataram melakukan pinjaman daerah sebesar Rp 60 miliar untuk membiayai
perbaikan jalan lingkungan se-Kota Mataram, terus menjadi sorotan kalangan DPRD
Kota Mataram. Yang terbaru, dipertanyakan oleh Fraksi PDIP dalam pemandangan
umum fraksi. Namun keraguan kalangan legislatif atas keseriusan Pemkot Mataram
melakukan pinjaman itu, seolah terbantahkan Sabtu (7/9).
Sekda
Kota Mataram, Ir. HL. Makmur Said, MM., dalam jawaban eksekutif atas
pemandangan umum fraksi-fraksi, mengklaim ada kemajuan luar biasa dari rencana
pinjaman daerah tersebut. ‘’Saat ini, progres rencana Pemkot Mataram untuk
melakukan pinjaman ke Pusat Investasi Pemerintah (PIP) sudah mendapatkan
kemajuan yang luar biasa, yang mana kami telah mendapatkan undangan dari pihak
PIP untuk segera melakukan ekspose program kegiatan yang akan dilaksanakan di
Jakarta pada pertengahan minggu ini,’’ terangnya.
Dengan
demikian, secara kebijakan program, kegiatan pinjaman daerah ini, sudah
mendapat lampu hijau. Sebelumnya, Kepala Bappeda Kota Mataram, Lalu Martawang
mengatakan, salah satu tahapan dari proses pemberian pinjaman, adalah
persentasi kepala daerah. ‘’Dan itu jadwalnya kapan, itu tergantung mereka
(PIP, red) yang menjadwalkan. Jadi kita menunggu,’’ terangnya.
Namun
demikian, seluruh persyaratan yang diminta PIP untuk pencairan pinjaman daerah
yang menurut rencana akan dimanfaatkan untuk pembangunan jalan lingkungan,
telah diserahkan. Intinya, saat ini Pemkot Mataram, kata Martawang, dalam
posisi menunggu jadwal tersebut. Setelah persentasi nanti, hasilnya seperti
apa, tentu akan dikomunikasikan kembali.
Saat
ini, menurut Martawang, Pemkot Mataram dalam posisi meyakinkan PIP bahwa Kota
Mataram layak mendapat pinjaman Rp 60 miliar itu dan mampu mengembalikan
pinjaman. ‘’Teknis dan lain sebagainya nanti, tentu itu ranahnya Dinas PU,’’
sebutnya. Meski dalam posisi meyakinkan PIP terkait pinjaman yang nilainya
setengah lebih dari PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kota Mataram, namun Martawang
membantah kalau pinjaman daerah itu, belum pasti akan keluar. (fit)
Komentar