Festival Keraton Direspon Positif Negara ASEAN

Mataram (Suara NTB) –
Event Festival Keraton dan masyarakat adat Asia Tenggara II mendapat respon positif dari negara ASEAN. Demikian dikatakan Kasubag Penyusunan Program Sekretariat Dirjen Kerjasama ASEAN pada Kementerian Luar Negeri, Avi Dewani Sari Harahap kepada wartawan usai rapat persiapan Festival Keraton dan masyarakat adat Asia Tenggara di ruang asisten II Kantor Walikota Mataram, Jumat (18/10).

Katanya, untuk event berskala internasional yang menunjuk Kota Mataram sebagai tuan rumah tersebut, pihaknya telah bersurat kepada sembilan negara ASEAN di luar Indonesia, seperti Malaysia, Brunei, Vietnam, Laos, Myanmar, Filiphina dan Thailand. Pihak Kemenlu, aku Avi, dalam hal ini hanya memfasilitasi undangan kepada keraton-keraton yang ada di negara ASEAN. ‘’Jadi kalau persiapan dari kita sih hanya membantu persuaratan itu saja,’’ ujarnya.

Komunikasi telah dilakukan dengan perwakilan Indonesia yang ada di negara-negara ASEAN tersebut. Dari sembilan negara ASEAN yang telah dikirimkan undangan menghadiri festial Keraton dan masyarakat adat Asia Tenggara II, sejauh ini, lanjut Avi, yang telah menghubungi kembali, baru negara Malaysia dan Myanmar.

Kendati demikian, kedua negara tersebut belum memastikan diri untuk hadir dalam event Festival Keraton dan Masyarakat Adat Asia Tenggara tersebut. ‘’Mereka baru sebatas menelpon dan menanyakan hal-hal teknis, belum memberikan konfirmasi, apakah akan hadir atau tidak,’’ terangnya.

Yang jelas, menurut Avi, dengan diresponnya undangan yang telah disampaikan pihaknya kepada negara-negara ASEAN, merupakan respon positif. Hal itu, menunjukkan ketertarikan negara-negara tersebut, dan saat ini sedang menjajaki kemungkinan untuk hadir. Sementara itu untuk potensi yang bisa ‘’dijual’’ dalam event ini, sepenuhnya diserahkan kepada panitia lokal karena panitia lokal dianggap yang paling tahu apa potensi yang bisa ditampilkan nanti.

Sementara itu, Kepala Dinas Budpar (Kebudayaan dan Pariwisata) Kota Mataram, Ida Bagus Jayanta kepada Suara NTB, mengungkapkan, event Festival Keraton dan masyarakat adat Asia Tenggara II merupakan kesempatan yang baik bagi Kota Mataram untuk mempromosikan seluruh potensi yang ada. ‘’Tentu kita akan ‘’menjual’’ budaya, kebersihan dan keramah tamahan,’’ sebutnya.

Ini tidak lepas dari target tiga sukses yang ditekankan Walikota Mataram, yakni sukses penyelenggaraan, sukses pencitraan dan sukses ekonomi. Terkait event budaya, pihaknya akan mulai menggelar event presean dengan menggandeng KNPI Kota Mataram. ‘’Seperti yang sering saya katakan, bahwa di 2013 ini kita coba Mataram go internasional. Momentum-momentum yang ada sekarang bisa dimanfaatkan untuk go internasional,’’ tandasnya. (fit)

Komentar