Gerak Gerik Dinas PU akan Diawasi Ketat

Mataram (Suara NTB) –
Pasca-mencuatnya dugaan manipulasi absensi THL (Tenaga Harian Lepas) di Dinas PU, Komisi III akan lebih awas terhadap SKPD yang satu ini. Bahkan, anggota Komisi III DPRD Kota Mataram, I Gusti Made Winantara kepada Suara NTB, Minggu (27/10) kemarin, menyatakan, pihaknya akan mengawasi secara ketat gerak gerik pemanfaatan anggaran di Dinas PU.

Sebab, menurut Gusti, mencuatnya kasus itu mengejutkan semua kalangan. Dugaan manipulasi absensi THL ini, sambungnya, bakal menjadi bahan evaluasi Komisi III yang memang membidangi masalah ke-PU-an. ‘’Kita akan pertegas pengawasan kita. Kita akan minta data aslinya. Katanya, ada 150 THL untuk galian,’’ ujarnya. Komisi III menginginkan adanya data yang senyatanya, baik jumlah THL maupun upah yang mereka terima.

Loginya, demikian Gusti, kalau benar jumlah THL yang disebutkan Dinas PU, seharusnya, kondisi drainase-drainase di Mataram tidak memprihatinkan seperti sekarang ini. Di banyak tempat di kota ini, kata dia, drainase masih dihiasi sedimen lumpur dan sampah. Selain itu, capaian program Dinas PU yang disebutnya jauh dari ideal, yakni dibawah 50 persen, dipastikan akan menjadi pertimbangan Bangar (badan Anggaran, red) untuk menyetujui anggaran yang diajukan SKPD pimpinan Ir. H. Mahmudin Tura ini pada APBD Kota Mataram tahun anggaran 2014 mendatang.

‘’Kalau hanya lip service, akan kita coret,’’ tegasnya sembari menambahkan sebagian besar anggota Komisi III termasuk dalam keanggotaan Bangar. Sejauh ini, ia menilai Dinas PU tidak mampu mengeksekusi program yang ia buat sendiri. Padahal, kata Gusti, Dewan, telah menyetujuinya. Dan masyarakat, sangat berharap program-program itu, bisa segera terealisasi. (fit)

Komentar