Wirawan |
MENJADI kota penerima piala Adipura membawa
konsekuensi yang cukup berat bagi Kota Mataram. Dengan predikat Mataram sebagai
kota Adipura menurut anggota Komisi III DPRD Kota Mataram, Wirawan, SH., kota
ini harus tetap terjamin kebersihannya. Namun, yang terjadi sekarang, ternyata
masih banyak pemandangan bernuansa sampah di sejumlah titik di Mataram.
Kepada Suara NTB
kemarin, Wirawan mengatakan, Pemkot Mataram seharusnya mensosialisasikan
kondisi Kota Mataram yang telah berhasil meraih piala Adipura yang
berkonsekuensi logis pada kondisi nyata Mataram harus tetap bersih. Supaya,
masyarakat juga ikut berpartisipasi menjaga kebersihan. Sorotan terhadap sampah
di THR (Taman Hiburan Rakyat) Loang Baloq, kata dia, sebetulnya, hanya bagian
kecil dari kondisi kebersihan Kota Mataram yang harus ditata.
Kondisi yang seharusnya tetap bersih tetapi masih juga
dijumpai sampah di sana-sini, menurut politisi Partai Demokrat ini, tidak
terlepas sikap proaktif SKPD bersangkutan, dalam hal ini tentu Dinas Kebersihan
Kota Mataram. Memang, Dinas Kebersihan telah bekerja, tetapi harus diakui masih
belum optimal. Karena selama ini, ketika dipertanyakan mengenai hasil yang
kurang maksimal itu, dari kalangan Dinas Kebersihan selalu berkilah kekurangan
tenaga kebersihan berikut sarana dan prasarana pendukung untuk itu.
Kata Wirawan, TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah)
mestinya tanggap terhadap kondisi yang membuat Dinas Kebersihan kurang maksimal
bekerja. Kalau memang membutuhkan tambahan tenaga kebersihan atau sarana
pendukung lainnya, seharusnya diajukan ketika pembahasan APBD, sehingga tidak
ada lagi keluhan di tengah jalan.
‘’Memang semua membutuhkan anggaran, tapi kan harus
ada skala prioritas, jangan full ke PU saja,’’ ucapnya. Sebab, sambungnya, akan
menjadi jomplang ketika Dinas Kebersihan dituntut bekerja maksimal, sementara
fasilitas pendukungnya, belum terpenuhi. Wirawan menilai, anggaran untuk
mendukung kerja-kerja Dinas Kebersihan seyogiyanya harus diutamakan. Ini
merupakan konsekuensi dari status Kota Mataram sebagai kota Adipura.
Sehingga, kebersihan tetap terpelihara, baik saat ada
penilaian Adipura, terlebih ketika tidak ada penilaian tersebut. Terhadap
kekurangan berbagai fasilitas pendukung itu, Wirawan mengingatkan TAPD untuk
menganggarkannya pada APBD 2014. Untuk hal-hal yang penting seperti kebersihan,
katanya, Dewan selalu mendukung. (fit)
Komentar