Mataram
(Suara NTB) –
Sempat
dipublish sebagai salah satu SKPD rapor merah, tidak serta merta membuat Bagian
Humas dan Protokol Setda Kota Mataram, gusar. Bahkan, kalangan Humas optimis
kalau realisasi anggaran mampu menembus 90 persen pada Desember mendatang. Kritik
yang dialamatkan kepada Humas, dijawab dengan kinerja tim Humas.
Kabag
Humas dan Protokol Setda Kota Mataram, Drs. Cukup Wibowo, MMPd., kepada Suara
NTB di ruang kerjanya, Senin (28/10) kemarin tidak menampik capaian Humas pada
September lalu memang tercatat 48 persen dari total anggaran yang dikelola
Humas sebesar Rp 2.267.545.000 tahun ini. Namun tim Humas yakin pada akhir
November nanti mampu mencapai 80 persen. ‘’Sisanya sampai Desember, minimal
bisa mencapai 90 persen,’’ sebutnya.
Humas,
demikian Cukup tetap mengawal sekaligus melakukan evaluasi rutin. Baik terhadap
pengelolaan anggaran maupun kinerja staf humas. Bahkan, ia mengklaim Humas
telah melakukan lompatan sedemikian rupa. Dimana salah satu tolak ukur kinerja
jajaran Humasdan Protokol adalah produksi rilis yang tahun ini diyakini
melampaui jumlah tahun lalu, atau sekitar 300 rilis.
Demikian
halnya dengan produksi sambutan yang mencapai 20 hingga 25 sambutan per bulan. Cukup
menyebut, penyebab capaian Humas belum ideal saat ini, karena memang kinerja
jajaran Humas sedang berproses. Salah satunya, masih banyak belanja jasa media
yang belum terbayar dan kemungkinan bakal direalisasikan dalam Bulan November. Selain
itu, adapula pengadaan furniture
untuk Radio Suara Kota yang akan terlaksana pada bulan yang sama.
Pada bagian lain, Cukup menyebutkan, dari
anggaran Rp 2.267.545.000 yang dikelola pihaknya, sebagian besar tersedot untuk
belanja barang dan jasa. Termasuk biaya pendampingan perjalanan dinas kepala
daerah dan pembayaran honor. Dengan kata lain, anggaran yang senyatanya untuk
mendukung kegiatan kehumasan belum bisa dikatakan ideal. Namun begitu, tidak
menyurutkan kreativitas Humas dalam mengcover kegiatan-kegiatan penting di Kota
Mataram.
Dengan
telah ditetapkannya Mataram sebagai pusat kegiatan nasional, tentu ‘’memaksa’’
Humas bekerja ekstra keras. Sehingga, tidak salah jika Humas mendambakan adanya
penambahan anggaran. ‘’Kalau ditambah, kita akan lebih kreatif lagi,’’ tandas Cukup.
(fit)
Komentar