Mohan Soroti Kebersihan Lingkungan

Walikota Alokasikan Rp 500 Juta per Kecamatan


Mataram (Suara NTB) -
Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh menyatakan, akan mengalokasikan dana Rp 500 juta untuk masing-masing kecamatan. Alokasi dana Rp 500 juta ini dihajatkan untuk menunjang pembangunan di enam kecamatan yang ada di Mataram. Terutama pembangunan yang langsung menyentuh kepada masyarakat. Seperti pembangunan dalam bidang sanitasi dan kebersihan.


Ahyar menegaskan, tiap Camat dan Lurah harus mengutamakan pendekatan yang persuasif terhadap masyarakat di wilayahnya masing-masing. Camat/Lurah diminta menyikapi dengan arif setiap permasalahan yang ada. Demikian Arahan Walikota Mataram dalam Bintek Administrasi Pertanahan dan Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Tugas-tugas umum Pemerintahan bagi Camat dan Lurah Se-Kota Mataram di Lesehan Bumi Gora, Kamis (3/10) siang kemarin.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana. Ia menyoroti berbagai permasalahan di Kota Mataram seperti  masalah tempat sampah, kebersihan lingkungan, penataan PKL dan masalah drainase. Bahkan, menurut dia, drainase untuk skala kecil seharusnya bisa diselesaikan di tingkat kelurahan dan kecamatan.

            Dalam kesempatan tersebut hadir dua orang nara sumber dari Badan Pertanahan Nasional Mataram untuk mendiskusikan berbagai hal mengenai Administrasi Pertanahan khususnya di Kota Mataram. Data dari BPN Kota Mataram menyebutkan, di wilayah Kota Mataram terdapat 88.774 bidang tanah. Sayangnya, baru 78.412 bidang atau 78,3 persen yang telah bersertifikat. Sisanya 10.362 bidang atau 11,67 persen lainnya belum bersertifikat.

Diharapkan melalui sosialisasi administrasi pertanahan ini para camat dan lurah dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat terhadap pentingnya mensertifikasi bidang tanah yang belum bersertifikat. (fit)

Komentar