Mataram
(Suara NTB) –
Tumpukan
sampah di Pantai Tanjung Karang yang berbatasan langsung dengan THR (Taman
Hiburan Rakyat) Loang Baloq, tepatnya di samping pemecah gelombang, sepertinya
sudah menjadi pemandangan rutin. PKL setempatpun mengeluhkan hal itu.
Sayangnya, belum ada langkah konkret dari Pemkot Mataram.
Hal
ini terungkap dalam sidak Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram, Nyayu Ernawati,
S.Sos., bersama anggota Komisi II DPRD Kota Mataram, Gusti Ngurah Ayu Ratu,
SPd., di THR Loang Baloq Jumat (11/10) kemarin. Dalam sidak itu, Nyayu melihat
semua fasilitas yang ada di THR Loang Baloq. Satu per satu, fasilitas yang ada
di sana diamatinya.
Ternyata,
sebagian besar atau sekitar 90 persen fasilitas bermain anak-anak sudah dalam
kondisi rusak berat. Bahkan, menurut Nyayu kepada Suara NTB, jika tidak segera diganti, kondisi fasilitas bermain
yang telah rusak itu, justru dapat membahayakan pengunjung. Terutama anak-anak.
Tidak lupa pula, ia mengabadikan foto fasilitas yang rusak sebagai bukti bahwa
memang fasilitas tersebut harus diganti.
Tidak
hanya itu, Nyayu juga melihat kondisi kolam Loang Baloq yang airnya telah
menyusut drastis sehingga tidak bisa dimanfaatkan untuk mendukung sarana
bebek-bebekan dan permainan kano. Padahal, menurut pengelola THR Loang Baloq
Bukhri Rahman, kedua permainan itu cukup banyak peminatnya. Menyusutnya air
kolam Loang Baloq terjadi sejak dibangunnya tanggul penahan gelombang, sehingga
tidak ada air yang bisa masuk ke kolam dari pantai.
Katanya,
hal ini sudah dilaporkan kepada Walikota untuk dicarikan solusi sumber air lain
yang mengarah ke kolam. Dalam kesempatan itu, Nyayu juga melihat kondisi toilet
umum untuk pengunjung yang kondisnya sangat jorok. Meski demikian, Bukhri
Ramhan berkilah kalau toilet umum tersebut tetap dibersihkan. Bahkan, ia
menyebutkan, di sana terdapat 28 petugas yang mengelola THR Loang Baloq
ditambah enam orang sebagai tenaga kebersihan.
Sayangnya,
masih banyak sampah berserakan dimana-mana, hingga terlihat di dasar kolam yang
airnya telah menyusut. Nyayu menyayangkan, dengan kondisi THR Loang Baloq saat
ini, hanya terdapat dua gerobak sampah untuk mendukung kebersihan. (fit)
Komentar