Jangan Ada Titipan Lagi

HM. Husni Thamrin

KETUA Komisi I DPRD Kota Mataram, Drs. HM. Husni Thamrin, MPd., mengaku dilematis dengan persoalan tenaga honorer K2 Kota Mataram. Meski telah diberikan kesempatan mengikuti tes CPNS tanggal 3 November lalu, namun ia pesimis soal kelulusan mereka. Membengkaknya jumlah tenaga honorer K2, katanya, merupakan kesalahan pihak eksekutif yang begitu mudahnya menerima titipan.

‘’Ini memang dilematis bagi Pemkot Mataram. Kalau aturan, di rumahkan, berpotensi menimbulkan instabilitas,’’ terang Husni Thamrin. Pasalnya, walaupun awalnya tenaga honorer K2 ini banyak yang notabene titipan, namun belakangan mereka juga menuntut kesejahteraan. Dewan berharap kasus honorer K2 ini menjadi persoalan pegawai yang terakhir.

‘’Jangan sampai ada titipan-titipan lagi,’’ pintanya. Mengenai tenaga honorer K2, kalaupun pada akhirnya nanti mereka tidak lulus tes, karena sudah terlanjur, Husni menyarankan supaya mereka tetap dipekerjakan di SKPD awal dimana mereka diangkat. Dengan catatan, sambungnya, mempertahankan tenaga honorer yang tidak lulus tes, tidak membebani APBD Kota Mataram.

Ia mengimbau pimpinan SKPD yang memiliki tenaga honorer K2 supaya lebih kreatif memikirkan upah kerja tenaga honorer K2 ini. Husni Thamrib yakin banyak ekses untuk itu. Misalnya melalui program. (fit)

Komentar