Jangan Separuh-separuh

Lalu Suriadi
KALANGAN DPRD Kota Mataram mengapresiasi langkah Pemkot Mataram melakukan sidak ke sejumlah salon dan spa di Mataram beberapa hari lalu. Namun upaya itu tidak akan membuat kondisi membaik kalau tidak dilakukan secara komprehensif.

‘’Kalau mau penertiban ya jangan separuh-separuh, harus komprehensif,’’ ujar Sekretaris Komisi II DPRD Kota Mataram, Lalu Suriadi, SE., di ruang kerjanya kemarin. Penertiban tersebut menurut dia, adalah bagian dari pengawasan yang dilakukan eksekutif terhadap izin yang telah diterbitkannya. Selama ini, penertiban umumnya dilakukan ketika ada kasus.

Jika pola pengawasan yang dilakukan seperti itu, ia khawatir hal ini bakal mencoreng wibawa birokrasi. ‘’Jangan sampai wibawa birokrasi jadi lemah,’’ cetusnya. Suriadi menyayangkan adanya keluhan mengenai minimnya SDM dari pihak BPMP2T (Badan Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu) Kota Mataram. Menurut dia, kekurangan SDM tidak seharusnya menjadi alasan.

Toh, sambung politisi PAN ini, pada kenyataannya banyak jajaran SKPD justru lebih senang nongkrong di kantor. ‘’Kalau kita nongkrong saja di kantor, apa iya kita bisa tahu, mana salon yang ada izinnya dan mana yang tidak,’’ tanyanya. Sebab, kepemilikan izin tidak bisa diketahui dengan kalkulasi, melainkan harus ada data yang jelas.

Kota Mataram juga berkepentingan terhadap keberadaan salon ataupun spa. Sepanjang salon ataupun spa itu bisa memberi kontribusi terhadap Kota Mataram, misalnya dalam pengentasan pengangguran, Suriadi justru mempersilahkan pengusaha bersangkutan mengembangkan bisnisnya di Mataram.

Suriadi mendorong SKPD terkait lebih bersemangat. ‘’SKPD tidak bisa berasalan kekurangan tenaga,’’ imbuhnya. Dengan keterbatasan tenaga, intensitas kerja SKPD perlu ditingkatkan. Selain itu, mensiasati minimnya tenaga dalam melakukan pengawasan, SKPD yang menjadi leading sektor perizinan salon dan juga spa diminta mengintensifkan koordinasi dengan Satpol PP Kota Mataram.

‘’Jangan hanya kepala daerah saja yang yang turun, SKPD juga harus rajin blusukan,’’ pintanya. Dari pengawasan yang rutin nantinya dapat diketahui berapa jumlah salon dan spa yang ada di Kota mataram, berikut mana salon yang telah mengantongi izin dan mana yang tidak. (fit)

Komentar