MASIH
banyaknya warung makan yang buka siang hari membuat Ketua Komisi I DPRD Kota
Mataram, Drs. HM. Husni Thamrin, MPd., angkat bicara. ‘’Kalau umat muslim tidak
menghormati bulan ramadhan, lalu siapa lagi,’’ ujarnya kepada Suara NTB di DPRD Kota Mataram kemarin.
Pemkot
Mataram diminta melakukan pengawasan secara kontinyu. Sebab, fenomena warung
makan buka siang hari, terjadi hampir setiap tahun pada bulan ramadhan. Sayangnya,
sejauh ini ia belum melihat ketegasan Pemkot Mataram terkait hal ini. ‘’Sehingga
tidak anggap jadinya surat edaran Walikota,’’ cetusnya. Kendati demikian, Dewan
tetap berharap ada tindaklanjut surat edaran Walikota Mataram yang dilakukan
Satpol PP.
Menurut
dia, untuk memberikan penyadaran kepada warung makan yang berjualan siang hari
pada bulan ramadhan, tidak bisa sebatas melakukan pengawasan. Pengawasan,
sambung politisi PPP ini harus dibarengi dengan tindakan tegas. Langkah ini
diharapkan mampu memberikan efek jera kepada para pemilik warung yang dinilai
tidak menghormati bulan ramadhan.
‘’Inikan
sudah tiap tahun tapi mereka tidak jera,’’ imbuhnya. Husni Thamrin menilai
surat edaran yang telah dikeluarkan Walikota Mataram ditindaklanjuti setengah
hati oleh pihak Satpol PP Kota Mataram. Seharusnya, sambung Husni, para pemilik
warung makan dipanggil sebelum bulan ramadhan. ‘’Sampaikan pendekatan
persuasif, sentuh hati mereka. Tapi ini kan tidak dilakukan,’’ demikian Husni.
Kalau
dialog dilakukan Pemkot Mataram bersama pemilik warung makan dari jauh-jauh
hari, ia yakin mereka tidak akan buka di siang hari. Menurut Husni edaran
atapun imbauan untuk tidak berjualan nampaknya tidak dianggap oleh para pemilik
warung makan. Sikap acuh para pemilik warung makan ini dipandang sebagai akibat
tidak adanya efek jera kepada pihak yang melanggaredaran itu.
Selama
tidak ada ketegasan, Husni yakin, hal ini akan terus terulang setiap tahun. Malah,
karena tidak ada tindakan apa-apa dari Pemkot Mataram, para pedagang menganggap
biasa-biasa saja surat edaran Walikota itu. Tindakan tegas berupa penutupan
paksa dan penyitaan alat masak pemilik warung yang buka siang hari dianggap
cukup efektif memberikan efek jera. (fit)
Komentar