Harus Diantisipasi


DPRD Kota Mataram sangat menyayangkan rendahnya serapan anggaran Dinas PU Kota Mataram yang hanya 11 persen hingga triwulan kedua dalam tahun 2014 ini. Anggota Komisi III DPRD Kota Mataram, Ahmad Tauhid, SHI mengkritisi hal tersebut. ‘’Inilah pentingnya PU menyampaikan ke publik tentang serapan itu,’’ ujarnya. Penyampaian kepada publik tidak lain dalam rangka untuk mengevaluasi sejauh mana serapan itu dan langkah penanganannya ke depan.

Mestinya, kalau sudah memasuki bulan Juli, serapan anggaran harus sudah mencapai minimal 50 persen. Ia menyayangkan sebab minimnya serapan itu, salah satunya karena belum ada realisasi dari pinjaman daerah di PIP sebesar Rp 60 miliar. Pasalnya, dari awal Dewan sudah mengingatkan terkait pinjaman daerah di PIP yang terkesan belum ada kepastian.

Menurut Ketua Fraksi PKS ini, seharusnya tidak cairnya pinjaman daerah tersebut, diantisipasi dari awal. Antisipasipun, lanjutnya, harus dengan program. ‘’Jangan programnya diperbanyak tapi dananya tidak ada,’’ cetusnya. Ahmad Tauhid lebih setuju Dinas PU Kota Mataram merencanakan program sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada.

Hal ini, sambung Ahmad Tauhid merupakan capaian yang kurang baik. ‘’Ini prestasi kurang bagus, enam bulan berjalan hanya 11 persen,’’ sesalnya. Ia menyayangkan rendahnya serapan anggaran Dinas PU Kota Mataram ternyata tidak hanya terjadi tahun ini saja, melainkan di tahun sebelumnya. Bagaimana tidak, selama ini  Dinas PU menjadi salah satu SKPD dengan alokasi anggaran terbesar dan bersentuhan dengan kepentingan masyarakat.

‘’PU ini kan programnya berkaitan dengan sarana dan prasarana kota,’’ katanya. Program ini sudah pasti sangat dinanti-nanti oleh masyarakat. Sehingga, kalau serapan minim, sementara anggaran yang parkir di sana besar, tentu menjadi sangat mubazir. Serapan anggaran yang minim, saran Ahmad Tauhid, harus menjadi bahan pertimbangan Walikota Mataram untuk mengevaluasi kinerja jajarannya.

Bukan hanya dari segi minimnya serapan anggaran tapi juga langkah-langkah untuk mengembalikan program. Ia berharap ada terobosan dari Dinas PU Kota Mataram untuk memperbaiki program ke depan. ‘’Idealnya kalau sudah Juli minimal 50 persen,’’ tandasnya. (fit)

Komentar