PEMKOT Mataram mengimbau warga tidak reaktif dalam menyikapi hasil Pilpres yang akan
diumumkan secara resmi oleh KPU, Selasa (22/7) besok. Demikian disampaikan
Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana menjawab Suara NTB di DPRD Kota Mataram, Sabtu (19/7). ‘’Kita (Pemkot, red)
mengimbau agar masyarakat mensikapi peristiwa politik ini dengan cara yang
tenang,’’ tuturnya.
Mohan
tidak menampik euforia Pilpres tidak hanya di pusat tapi juga terasa hingga ke
daerah-daerah. Karenanya, ia meminta semua elemen masyarakat, khususnya di Kota
Mataram, bisa mengendalikan diri. Apapun hasil Pilpres itulah keinginan rakyat.
‘’Dan kita sudah sepakat bahwa demokrasi adalah pilihan yang terbaik yang kita
gunakan dalam Pilpres ini,’’ imbuhnya.
Konsekuensi
logis dari demokrasi itu, sambung Mohan adalah kesiapan semua pihak untuk
menerima apapun hasil dari proses politik yang telah dijalani. Intinya, tegas
Wakil Walikota Mataram, pihaknya meminta masyarakat tenang menyikapi hasil
Pilpres yang bakal diumumkan tanggal 22 Juli besok.
Ia
meminta semua kalangan untuk sama-sama menahan diri, dengan tidak berbuat
hal-hal yang mengarah pada potensi konflik. ‘’Jangan reaksional sampai turun ke
jalan,’’ pintanya. Sejauh ini, Mohan mengakui, situasi Kota Mataram relatif
aman. Ia berharap suasana kondusif saat Pileg lalu, juga berlaku
pascapengumuman hasil Pilpres. (fit)
Komentar