Kejar Target Retribusi


Pemkot Pangkas Calo Parkir


Mataram (Suara NTB) –
Keberadaan mafia parkir tepi jalan umum, rupanya bukan isapan jempol belaka. Buktinya, Sekda Kota Mataram, Ir. HL. Makmur Said, MM., dalam rapat gabungan komisi-komisi DPRD Kota Mataram dengan eksekutif, Kamis (24/7) kemarin mengakui, Pemkot Mataram melalui Dishubkominfo telah memangkas calo parkir yang selama ini menjadi bos di belakang layar.

Pemangkasan calo parkir tepi jalan umum ini, kata Sekda, merupakan salah satu upaya memenuhi target capaian retribusi parkir tepi jalan umum yang ditetapkan naik Rp 1,5 miliar dari angka sebelumnya, Rp 1,3 miliar. Selain pemangkasan calo parkir tepi jalan umum, Dishubkominfo Kota Mataram kini juga tengah melakukan pendataan ulang terhadap jukir.

‘’Mereka sudah dibekali seragam dan kartu identitas,’’ cetusnya. Sekda berjanji akan menyerahkan data hasil pendataan ulang potensi dan jukir kepada DPRD Kota Mataram akhir tahun anggaran 2014 ini. Sebelumnya diberitakan, salah satu potensi parkir tepi jalan umum yang hingga kini diduga belum ditertibkan Dishubkominfo Kota Mataram adalah di sepanjang Jalan Udayana.

Karena tak kunjung ada kejelasan, parkir tepi jalan di sepanjang Jalan Udayana Mataram, kembali menuai kritik. Pemkot Mataram dinilai tidak ada kemauan baik melakukan penataan parkir Udayana. Sejak pertemuan antara Dewan dengan eksekutif membahas masalah parkir tahun 2013 lalu, tidak ada perkembangan berarti. Padahal kala itu Pemkot Mataram, melalui Sekda dan Dishubkominfo telah berkomitmen untuk menata ulang parkir Udayana. Selama ini, parkir Udayana diduga tidak masuk ke dalam kas daerah.

Alih-alih melakukan penataan, hingga saat ini, kondisi parkir di Udayana tidak ada perubahan. Anggota Komisi II DPRD Kota Mataram, Yeyen Seprian Rachmat, SE., MSi kepada Suara NTB di ruang kerjanya, Sabtu (19/7) mengungkapkan, pihaknya pesimis target parkir tepi jalan umum, khususnya di Jalan Udayana bisa tercapai. Kondisi ini harus menjadi catatan bagi pemimpin di Mataram. Dikatakan Yeyen, sebetulnya tidak masalah siapapun yang mengelola parkir Udayana. Namun, kontribusi parkir Udayana harus tercatat dengan jelas dalam APBD Kota Mataram. karena bagaimanapun, itu adalah masalah akuntabilitas uang masyarakat. (fit)

Komentar