KPU Kota Mataram akan Ajukan Anggaran Rp 10 Miliar
Mataram
(Suara NTB) –
Usai
menghadapi Pilpres, masyarakat Kota Mataram akan segera dihadapkan pada
persiapan pesta Demokrasi Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Mataram periode
2015 – 2020 mendatang. Bahkan, KPU Kota Mataram akan segera menghitung berapa
kebutuhan riil untuk Pilkada Kota Mataram 2015.
Ketua KPU
Kota Mataram, H. Ainul Asikin yang ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (12/7)
mengaku, pihaknya akan segera menghadap Sekda Kota Mataram, Ir. HL. Makmur
Said, MM., untuk membicarakan berapa kebutuhan Pilkada Kota Mataram 2015. Ini
menyusul masih belum jelasnya anggaran Pilkada Kota Mataram. Sebab, informasi
yang diterima dari Bappeda dan BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset
Daerah) beberapa waktu lalu, berbeda.
Meski belum
menghitung secara rinci berapa kebutuhan Pilkada Kota Mataram, namun Ainul
Asikin memperkirakan anggaran yang bakal diajukan kepada Pemkot Mataram
berkisar Rp 10 – 11 miliar. ‘’Kalau lima tahun yang lalu, KPU hanya mengajukan
Rp 7 miliar,’’ imbuhnya. Mantan Kepala Bappeda Kota Mataram ini memastikan
anggaran Pilkada Kota Mataram bakal meningkat dari kebutuhan lima tahun yang
lalu.
Peningkatan
anggaran Pilkada ini, menurut Ainul Asikin tentu saja dengan mempertimbangkan
berbagai hal. Antara lain bertambahnya jumlah penduduk, inflasi serta
antisipasi Pilkada Kota Mataram berlangsung dua putaran. Anggaran tersebut,
imbuhnya, untuk membiayai item selain pengadaan kotak suara dan bilik suara.
‘’Kotak suara kita tetap gunakan yang ada 552 unit dan bilik suara juga masih
ada,’’ terangnya.
Namun
demikian, Ainul Asikin menyatakan, pihaknya belum mengetahui apa bentuk
anggaran Pilkada yang nantinya diberikan oleh Pemkot Mataram tersebut. ‘’Sesuai
aturan anggaran Pilkada wajib dianggarkan oleh daerah. Tapi kita belum tahu apa
bentuknya. Kalau yang dulu bentuknya hibah,’’ pungkasnya. (fit)
Komentar