Dorong Kader Maju, Gerindra akan Lakukan Survei
Mataram
(Suara NTB) –
Usai
pelaksanaan Pilpres, sejumlah parpol di Kota Mataram mulai bersiap-siap
menyambut pesta demokrasi berikutnya. Partai Gerindra sebagai salah satu parpol
yang boleh dikatakan sedang naik daun, memastikan diri akan ikut bertarung pada
Pilkada Kota Mataram 2015 mendatang.
Kepastian
ini disampaikan Wakil Ketua II DPC Partai Gerindra Kota Mataram, Muhtar, SH.,
kepada Suara NTB di DPRD Kota
Mataram, Kamis (24/7) kemarin. Dengan perolehan kursi terbanyak kedua di
parlemen tidak ada lagi hambatan bagi Gerindra untuk ambil bagian dalam Pilkada
Kota Mataram. Selain tetap membuka diri terhadap masyarakat umum, Gerindra juga
bakal mendorong kadernya untuk maju dalam Pilkada Kota Mataram yang akan
berlangsung sekitar 10 bulan lagi.
Muhtar
menyebutkan kader-kader Gerindra tidak sedikit yang layak didorong maju dalam
Pilkada. Namun, untuk menjajaki sejauh mana masyarakat menginginkan terhadap
sosok Walikota dan Wakil Walikota Mataram, Gerindra terlebih dahulu akan
melakukan survei. ‘’Survei ini akan dilakukan langsung oleh DPP Partai
Gerindra,’’ akunya. Survei ini, lanjut anggota Komisi III DPRD Kota Mataram
ini, sebagai bentuk kehati-hatian Gerindra dalam menentukan balon (bakal calon)
Walikota maupun Wakil Walikota yang akan diusungnya nanti.
‘’Kalau
mau melakukan sesuatu harus dengan data yang konkret,’’ imbuhnya. Survei ini,
akan dilakukan secara bertahap. Gerindra bertekad menghantarkan kadernya
sebagai balon Walikota maupun Wakil Walikota. ‘’kalau tidak bisa di posisi
Walikota, paling tidak Wakil Walikota,’’ tandasnya. Mesku kuota suara Gerindra
sudah mencukupi untuk mengusung balon sendiri, akan tetapi dalam perjalanannya
nanti kalau ada parpol lain ingin berkoalisi, pihaknya, kata Muhtar, sangat
terbuka untuk itu.
Untuk
calon dari luar parpol, tentu ada persyaratan yang harus dipenuhi. ‘’Ada
penilaian secara khusus,’’ cetusnya. Sementara balon dari Gerindra nantinya
dipastikan benar-benar represetasi dari keinginan masyarakat. ‘’Ya kan
syaratnya untuk kader bisa maju, harus berkualitas dalam artian punya kemampuan
dan punya nilai jual yang bisa dijual kepada masyarakat,’’ pungkasnya. (fit)
Komentar