Polres Mataram Perketat Pengamanan Lokasi Pleno KPU
Mataram
(Suara NTB) –
Polres
Mataram menerjunkan sedikitnya 400 personel untuk mengamankan jalannya rapat
pleno rekapitulasi surat suara Pilpres di Hotel Lombok Garden, Mataram, Kamis
(17/8) kemarin. Dalam mengamankan rapat pleno tersebut, Polres Mataram dibantu
pasukan dari Polda baik shabara maupun Brimob.
Kapolres
Mataram, AKBP Kurnianto Purwoko yang dikonfirmasi di sela pengamanan rapat
pleno rekapitulasi surat suara Pilpres di Hotel Lombok Garden, mengatakan, apa
yang dilakukan pihaknya sebagai langkah antisipasi. Adapun penggunaan secdoor dan metal detector merupakan
prosedur tetap dalam pengamanan dokumen negara.
Pantauan
pihaknya saat berlangsungnya pleno rekapitulasi surat suara Pilpres, aman dan
lancar. Meski jika dibandingkan dengan Pileg, pleno Pilpres di Mataram tidaklah
rawan. ‘’Aman tidak aman tetap kita buat seperti ini,’’ ujarnya. Yang jelas,
situasi sampai sekarang masih kondusif.
Pihaknya
bersama ratusan personel yang diturunkan memperkuat pengamanan di hotel tempat
berlangsungnya pleno, di samping ada pula yang berjaga di luar hotel untuk
mengantisipasi potensi kerawanan. Disinggung mengenai dokumentasi yang
dilakukan kepolisian terhadap kegiatan penghitungan suara di tingkat PPS,
Kurnianto menjelaskan, bahwa pihaknya hanya memberikan dukungan kepada KPU.
‘’Itu
untuk data internal kami, tidak untuk dipblikasikan,’’ imbuhnya. Kapolres
menegaskan, yang menjadi tugas utama polisi dalam hal ini adalah mengamankan
logistik pemilu dan kegiatan pemilu. Pantauan Suara NTB di lokasi rapat pleno KPU yang berlangsung di Hotel
Lombok Garden, ratusan personel kepolisian berseragam lengkap berjaga-jaga
mulai dari gerbang masuk hotel itu hingga di pintu masuk ruang Flamboyan, tempat
berlangsungnya rapat pleno.
Setiap
orang yang datang akan melalui pemeriksaan ketat dari kepolisian, mulai dari
secdoor, metal detektor hingga pemeriksan manual barang-barang bawaan
pengunjung. Meski sempat diwarnai protes, namun hingga pleno berakhir kondisi
relatif aman. (fit)
Komentar