Mataram (Suara NTB) –
Kedamaian, keharmonisan, kebersamaan
dan kegotongroyongan merupakan sebagian kecil dari nikmat yang telah
dianugerahkan kepada manusia.
Meningkatkan
kualitas diri dengan beribadah adalah salah satu cara mensyukuri nikmat
tersebut.
Demikian disampaikan Wakil Walikota Mataram H. Mohan Roliskana dalam rangkaian Safari Ramadhan di Masjid Nurul Jadid Lendang Lekong Turida, Jumat (11/7) malam.
Mohan mengatakan, Lendang Lekong
Kelurahan Turida, mayoritas penduduknya berprofesi sebagai buruh pasar. Namun
demikian, para pemudanya banyak yang sedang menempuh kuliah. Menurut orang
nomor dua di Kota Mataram ini, pendidikan sangat penting untuk meningkatkan
kualitas hidup. Apalagi di Lendang Lekong banyak terdapat pondok pesantren yang
notabene merupakan lembaga pendidikan Islam. Ponpes tersebut bisa menjadi
rujukan untuk peningkatan karakter dan akhlak bagi generasi muda.
Sementara itu, Ustadz H. Baihaqi,
S.Ag dalam tausyiahnya menyampaikan, sebagai umat Rasulullah semua wajib
bersyukur karena diberikan tiga keistimewaan dibanding umat lain. Keistimewaan
it yakni shof yang merupakan baris
dalam salat. Karena setiap shof yang lurus adalah bagian dari menegakkan
shalat. Dalam praktiknya seorang pemimpin (imam) wajib hukumnya memperhatikan
masyarakatnya. Diberikan ucapan salam Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh dan yang terakhir ucapan Amin, yang mengandung arti “kabulkanlah doa kami”.
Pada bagian lain Baihaqi mengatakan,
walaupun mayoritas masyarakat Lendang Lekong berprofesi sebagai buruh pasar,
tetapi pada tahun 2001 masyarakat setempat mampu membangun Masjid Nurul Jadid.
‘’Saat ini bisa kita lihat bersama bahwa dengan kegotongroyongan penduduk
Lendang Lekong Barat berhasil menyelesaikan pembangunannya hingga saat ini,’’
terangnya. Dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Mataram H. Mohan Roliskana
menyerahkan bantuan Rp 10 juta kepada Panitia Pembangunan Masjid Nurul Jadid
dan Rp 2 juta bantuan kepada kelompok usaha warga Lendang Lekong. (fit)
Komentar