Diharapkan Bisa Terus Disiplin



DUA kali rapat kerja yang digelar DPRD Kota Mataram, dihadiri oleh hampir semua anggota Dewan. Bahkan, dua kali rapat kerja dalam rangka pembentukan fraksi dan alat kelengkapan dewan lainnya, berlangsung tepat waktu.

Berlangsungnya acara tepat waktu, bagi anggota Dewan incumbent tentu merupakan hal yang menyenangkan. Mengingat pada periode sebelumnya, rapat-rapat yang dilaksanakan DPRD Kota Mataram kerap molor.

Anggota DPRD Kota Mataram, I Wayan Sugiartha mengapresiasi  pelaksanaan rapat tepat waktu. ‘’Kita harapkan bisa seperti ini terus. Ini masih segar,’’ cetusnya menjawab Suara NTB di DPRD Kota Mataram, Sabtu (9/8). Menurut dia, semua pihak, terutama anggota Dewan harus berkontribusi mewujudkan budaya disiplin tersebut.

Melalui Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Mataram, Wayan Sugiartha mengimbau masing-masing anggotanya untuk tetap menjaga budaya disiplin dalam mengikuti setiap agenda kedewanan. Menyinggung ‘’budaya molor’’ pada periode sebelumnya, politisi PDI Perjuangan ini mengaku tidak mengerti apa faktor utama yang mempengaruhi keterlambatan itu.

‘’Apakah yang dari awal rajin lalu terpengaruh, atau bagaimana, ndak ngerti juga faktornya,’’ ujarnya. Namun demikian, Wayan Sugiartha berharap yang terjadi sebaliknya. Yang malas terpengaruh menjadi rajin. ‘’Bukan sebaliknya,’’ imbuhnya. Mengawali masa keanggotaan Dewan 2014 – 2019, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Mataram berkomitmen menghadiri undangan rapat-rapat tepat waktu.

‘’Kecuali ada hal-hal prinsip yang membuat anggota tidak bisa menghadiri undangan paripurna,’’ katanya. Itupun, sambung mantan Wakil Ketua DPRD Kota Mataram periode 2009 – 2014 ini, harus ada konfirmasi kepada pimpinan fraksi. Khusus untuk Fraksi PDI Perjuangan, katanya, akan ada laporan secara periodik kepada partai

‘’Tidak hanya disiplin tapi juga menyangkut urusan moral,’’ tandasnya. Bagi yang tidak disiplin, menurut Wayan Sugiartha, PDI Perjuangan tidak akan segan-segan menjatuhkan sanksi sesuai aturan partai. Wayan Sugiartha tidak menampik jika fenomena molornya rapat-rapat yang digelar dprd Kota Mataram membuat citra Dewan terpuruk di mata masyarakat. (fit)

Komentar