Mataram
(Suara NTB) –
Ketua
DPD KNPI Kota Mataram H. Novian Rosmana mengingatkan para aktivis keagamaan
untuk lebih cermat mencerna isu-isu yang belakangan kerap membawa-bawa
persoalan agama, seperti isu keberadaan ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah)
yang menurut kabar telah sampai di Pulau Lombok dan persoalan Pilpres
(Pemilihan Presiden) yang belum juga usai.
“Bagi
yang sempat berbeda pilihan dan pendapat pada saat Pilpres kemarin, sekarang
saatnya kita kembali menjalin hubungan yang baik dan menunggu saja keputusan
MK. Tentang ISIS, kita harus lebih cerdas untuk menyikapi dan menilai
agitasi-agitasi yang ada,’’ tutur Novian dalam Halal Bihalal sekaligus
ramah-tamah dan silaturahmi dengan para penggiat Remaja Masjid se-Kota Mataram
di Aula Yayasan Tarbiyatul Ummah Karang Bedil Mataram, Rabu (13/8) kemarin.
Penuturan
Novian diamini oleh Wakil Walikota Mataram H. Mohan Roliskana. Dikatakan Mohan,
saat ini begitu mudah penetrasi informasi ke Kota Mataram, bahkan untuk isu-isu
internasional. Begitu mudah masyarakat menyerap ideologi dan doktrin-doktrin
tanpa mengetahui terlebih dahulu apa yang menjadi latar belakangnya. “Saya
harap yang muda-muda ini dapat menyikapinya dengan arif dan bisa memberikan
pencerahan,’’ ujarnya.
Sementara
itu mengenai isu nasional Pilpres, Mohan berharap agar masyarakat Kota Mataram
dapat memandangnya sebagai bagian dari proses demokrasi dan menyerahkan hasil
akhirnya pada instrumen-instrumen negara untuk menyelesaikannya. Yang penting
lanjut Mohan, sebagai bagian dari Indonesia, masyarakat Kota Mataram dinilainya
telah menjalankan hak dan kewajiban masing-masing untuk mengikuti proses
demokrasi dengan baik. “Apapun hasilnya, itulah yang terbaik,’’ tegas mantan
Ketua DPD KNPI Kota Mataram ini. (fit)
Komentar