Mataram
(Suara NTB) –
Kursi
pimpinan definitif DPRD Kota Mataram dipastikan menjadi milik partai Golkar,
Gerindra dan PDIP. Hal tersebut disampaikan pimpinan sementara DPRD Kota
Mataram, H. Didi Sumardi, SH., menjawab Suara
NTB di ruang kerjanya, Jumat (22/8).
‘’Kursi
pimpinan Dewan akan diisi oleh parpol tiga besar menurut urutan perolehan
kursi. Masing-masing Golkar (ketua), Gerindra (Wakil Ketua) dan PDIP (Wakil
Ketua). Untuk menentukan pimpinan definitif, pimpinan sementara DPRD Kota
Mataram, telah bersurat ke tiga pimpinan parpol tersebut. Meski demikian,
pihaknya tidak menentukan batas waktu penyerahan nama utusan parpol yang bakal
mendudukkan wakilnya di kursi pimpinan Dewan.
‘’Tapi
lebih cepat, lebih baik. Sekarang kita sedang menunggu jawaban dari tiga parpol
tersebut,’’ imbuh Didi. Setelah menerima jawaban resmi dari tiga parpol itu,
maka pimpinan sementara DPRD Kota Mataram akan mengumumkan dan menetapkan
pimpinan definitif melalui rapat paripurna.
Kemudian,
berdasarkan putusan paripurna itu, pimpinan DPRD Kota Mataram akan bersurat ke
Gubernur NTB melalui Walikota Mataram. ‘’Agar dilakukan pengesahan terhadap
pimpinan defitif dalam bentuk SK Gubernur,’’ demikian Didi. Setelah SK Gubernur
terbit, barulah DPRD Kota Mataram akan mengelar sidang paripurna istimewa
dengan agenda pengucapan sumpah/janji pimpinan definitif DPRD Kota Mataram.
Selain
mempersiapkan pimpinan definitif, pihaknya, kata Didi, juga terus mendorong
terbentuknya alat kelengkapan Dewan seperti empat komisi dan empat badan.
Masing-masing Badang Anggaran, Ban Musyawarah, Badan Legislasi dan Badan
Kehormatan. Seperti diketahui, ada penambahan satu komisi di DPRD Kota Mataram.
Dari sebelumnya tiga komisi, kini menjadi empat komisi. Masing-masing komisi I
membidangi masalah hukum dan pemerintahan, komisi II ekonomi dan keuangan,
komisi III pembangunan dan sarana prasarana serta komisi IV membidangi
kesejahteraan masyarakat, termasuk pendidikan dan kesehatan. (fit)
Komentar