Program Berbasis Masyarakat




ANGGOTA DPRD Kota Mataram, Abdul Malik, S.Sos., punya cara tersendiri untuk merepresentasikan aspirasi konstituen yang telah menghantarkannya duduk di parlemen. Termotivasi keinginan untuk lebih dekat dengan masyarakat, anggota Fraksi Partai Golkar ini rela menanggalkan pekerjaannya sebagai salah seorang karyawan perusahaan yang cukup terkemuka di Kota Mataram dan ikut pencalegan.

‘’Sebelum saya jadi caleg, saya bekerja di perusahaan swasta, sehingga kurang dekat dengan masyarakat,’’ akunya. Melalui media sebagai anggota DPRD Kota Mataram, Abdul Malik bertekad menjalin hubungan yang lebih dekat lagi dengan masyarakat. ‘’Karena, tanpa dukungan masyarakat, saya tidak akan bisa sampai ke gedung Dewan,’’ tuturnya. Ke depan, ada beberapa program berbasis masyarakat yang akan diperjuangankannya selama menjadi anggota Dewan, khususnya untuk daerah pemilihan Cakranegara dan Kota Mataram pada umumnya.

Program itu antara lain masalah sanitasi lingkungan dan kebersihan. ‘’Saya lihat wilayah Seganteng perlu pembenahan soal sanitasi lingkungan,’’ cetusnya. Sementara itu untuk masalah kebersihan, pihaknya akan bekerjasama dengan Bank Sampah Kota Mataram. keberadaan Bank Sampah dinilai cukup efektif membantu Pemkot Mataram dalam menekan volume sampah yang masuk ke TPA Kebon Kongok milik Pemkot Mataram.

Meskipun pada bagian lain, Abdul Malik tidak menampik masih adanya aktivitas buang sampah sembarangan dan membakar sampah yang dilakukan oknum masyarakat. Padahal, membuang sampah di sungai maupun membakar sampah adalah dua kegiatan yang dilarang, sebagaimana diatur dalam Perda Kota Mataram tentang kebersihan. Namun demikian, dirinya tidak mau serta merta menyalahkan masyarakat.

Abdul Malik menganggap, masih adanya aktivitas buang sampah sembarang maupun membakar sampah, lebih dikarenakan kurang pahamnya masyarakat terkait aturan tersebut. Untuk itu, ia berinisiatif akan membuat kelompok-kelompok masyarakat peduli kebersihan. ‘’Kita akan menginventarisir mana titik-titik yang pas untuk dibuatkan TPS (Tempat Pembuangan Sampah,’’ ujarnya.

Abdul Malik berjanji akan membuatkan tabungan bank sampah bagi masyarakat. Bahkan, ia sudah berkoordinasi dengan pengelola bank Sampah Mataram. Selanjutnya, kata Abdul Malik, dirinya akan menjelaskan kepada masyarakat manfaat pengelolaan sampah seperti ini. Dengan cara ini ia yakin, dapat membantu program Pemkot Mataram dalam hal menjaga kebersihan Kota Mataram. ‘’Kalau lingkungan bersih, maka bersihlah masyarakat,’’ tandasnya. (fit)

Komentar