KENGOTOTAN
Pemkot Mataram mengajukan pinjaman daerah kepada PIP (Pusat Investasi
Pemerintah) sebesar Rp 60 miliar yang rencananya akan digunakan untuk perbaikan
jalan rusak di Mataram, termasuk jalan lingkungan, membuat Ketua Fraksi PKS
DPRD Kota Mataram, Ahmad Tauhid, SHI., angkat bicara.
Kepada
Suara NTB via ponsel kemarin, Ahmad
Tauhid mengatakan, Pemkot Mataram seharusnya tidak hanya fokus pada pembangunan
fisik atau infrastruktur saja tapi juga bidang pembangunan lainnya. Terutama
tiga program unggulan Pemkot Mataram. Yakni, peningkatan sumber daya manusia,
peningkatan ekonomi kerakyatan dan juga peningkatan sarana dan prasarana
perkotaan.
Tetapi,
dengan pengajuan pinjaman itu Pemkot Mataram terkesan hanya memperhatikan
pembangunan fisik saja. Sementara dua program unggulan lainnya seolah
dikesampingkan. ‘’Sebaiknya pemerintah tetap harus profesional dan proporsional
dalam pembangunan. Kalaulah lingkungan jadi sasaran, maka harussesuai dengan
program yang sudah direncanakan,’’ ujar Ahmad Tauhid.
Sebagai
politisi, lanjut dia, dirinya sudah menduga sebelumnya kemungkinan akan banyak
dilakukan pembangunan fisik menjelang tahun 2015, seperti halnya perbaikan
jalan lingkungan. Sehingga, ketika pinjaman daerah dari PIP tidak kunjungan ada
kejelasan, Pemkot Mataram langsung berinisiatif menganggarkan perbaikan jalan
rusak melalui APBD perubahan secara bertahap.
‘’Kami
sebagai politisi sangat memahami dan sudah punya dugaan lama tentang masalah
pembangunan menjelang Pilkada. Pasti banyak program dipusatkan saat Pilkada,’’
ujarnya. Namun demikian, Ahmad Tauhid meminta Pemkot Mataram tetap profesional.
Dimana, lanjutnya, manakala sudah diprogramkan dalam APBD, harus segera
ditindaklanjuti.
Ia
meminta Pemkot Mataram proporsional dalam melaksanakan tiga program unggulan.
Tidak hanya di bidang pembangnunan infrastruktur tapi juga pengentasan
kemiskinan atau peningkatan ekonomi kerakyatan serta peningkatan sumber daya
manusia. Terkait pinjaman daerah di PIP yang belum cair sampai saat ini, Ahmad
Tauhid membenarkan memang belum ada lampu hijau dari PIP.
Komentar