Satu Partai dengan Walikota



Ketua Dewan Sementara Janji Tetap Kritis


Mataram (Suara NTB) –
Ketua DPRD Kota Mataram sementara, H. Didi Sumardi, SH., berjanji tetap kritis terhadap jalannya pemerintahan di Kota Mataram. meskipun, ia berikut delapan anggota DPRD Kota Mataram lainnya berasal dari parpol yang sama dengan Walikota dan Wakil Walikota Mataram. ‘’Kita harus kritis, tidak boleh diam,’’ cetusnya menjawab wartawan usai pengambilan supah/janji anggota DPRD Kota Mataram masa keanggotaan 2014 – 2019 di Aula lantai III DPRD Kota Mataram.

Menurut mantan Wakil Ketua DPRD Kota Mataram, Didi Sumardi, salah satu tugas wakil rakyat adalah berbicara. Tetapi tentu bukan asal berbicara. Tetapi berbicara produktif dan konstruktif. ‘’Saya berjanji akan memegang prinsip itu,’’ imbuhnya. Pada bagian lain, ia menerangkan bahwa agenda pertama Dewan pascapengambilan sumpah/janji anggota DPRD Kota Mataram masa keanggotaan 2014 – 2019 adalah menyamakan persepsi dan pemahaman dalam masa transisi terhadap tiga agenda pokok kedewanan.

Tiga agenda tersebut, masing-masing pembentukan fraksi, penyusunan tata tertib DPRD Kota Mataram dan pemilihan pimpinan Dewan definitif. ‘’Mungkin kita akan sharing untuk mengefektifkan agenda tersebut,’’ cetusnya. Ia berharap tiga agenda pokok itu bisa diselesaikan dalam bulan Agustus ini.

Ditengah situasi dan kondisi Kota Mataram belum menerima aturan resmi pemberlakuan undang-undang MD3 (MPR, DPR, DPD dan DPRD), pelaksanaan tiga agenda pokok itu, tentu menjadi tantangan tersendiri. Selama aturan itu belum diundangkan, maka pihaknya tetap berkiblat pada aturan lama. Namun demikian, pihaknya tetap berpikir konstruktif, bagaimana membangun formula kalau undang-undang MD3 nantinya berlaku. (fit)

Komentar